BI Bali Siapkan Kas Keliling Jelang Lebaran, Kebutuhan Uang Tunai Diprediksi Rp2,4 Triliun

BI Bali membuka layanan kas keliling bersama perbankan lainnya mengantisipasin kebutuhan uang tunai yang diprediksi melonjak hingga Rp2,4 Triliun sampai akhir bulan April atau menjelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri atau lebaran.

26 April 2022, 13:56 WIB

Denpasar – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali membuka layanan kas keliling bersama perbankan lainnya dalam mengantisipasin meningkatnya kebutuhan uang tunai yang diprediksi melonjak hingga Rp2,4 Triliun sampai akhir bulan April atau menjelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah atau Lebaran 2022.

Karena itu, Wakil Gubernur Bali, Bp Tjokorda Oka Sukawati didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia BI Bali, Trisno Nugroho membuka layanan penukaran uang di Parkir Timur Puputan Renon, Denpasar,Senin 25 April 2022.

Trisno Nugroho mengungkapkan, langkah BI ini dalam mendekatkan lokasi penukaran uang melalui kegiatan layanan kas keliling baik secara mandiri oleh Bank Indonesia maupun bersama dengan perbankan.

Semester Pertama 2021, Kebutuhan Uang Tunai di Bali Turun Rp1.185 Miliar

“Langkah-langkah Bank Indonesia Provinsi untuk mengantisipasi peningkatan jumlah kebutuhan uang tunai,” katanya dalam keterangan tertulis.

Disebutkan, untuk menjaga jumlah persediaan uang tunai dalam jumah dan jenis pecahan yang mencukupi, yaitu sebesar Rp. 4,5 triliun atau 280% lebih besar dari kebutuhan.

Kemudian, memperluas lokasi penukaran uang di luar kantor Bank Indonesia Provinsi Bali, yaitu di 294 titik di jaringan kantor Perbankan di seluruh wilayah Bali.

Sambut Lebaran, BI Bali Siapkan Uang Tunai Rp 7.882 Miliar

Artikel Lainnya

Terkini