Diduga Karena Stress, Pemuda Buleleng ini Gantung Diri di Kamar Kost

11 Desember 2015, 05:15 WIB



ilustrasi/net

Kabarnusa.com-Diduga karena stress, Putu Sukadana (23) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pintu kamar kost di Jalan Anyelir Gang VI, Tabanan, Bali, Rabu (9/12/2015) sore.

Pemuda berprofesi buruh yang berasal dari Banjar Poh Asem, Desa Mayomg, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng yang merantau di Tabanan ini, gantung diri di kusen pintu kamar kost yang menuju dapur menggunakan dua buah selendang batik warna biru yang disambung.

Informasi di lapangan, aksi nekat gantung diri tersebut diketahui kali pertama saksi Agus Wijaya, tetangga kost korban. Disebutkan, saat itu saski baru saja tiba dari Buleleng, kemudian minum kopi dan nonton tv.

Selanjutnya saksi memanggil korban di kamar sebelah. Beberapa kali dipanggil tak ada jawaban. Saksi yang merasa penasaran kemdian datang ke kamar korban. Begitu pintu kamar dibuka, saksi kaget karena melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di pintu kamar yang menuju dapur.

Melihat hal itu, saksi kemudian berteriak minta tolong dan datanglah tetangga kost lainnya Kadek Sudika yang langsung menghubungi polisi dan tetangga lainnya.

Kasat Reskrim Polrers Tabanan AKP. Nyoman Sukanada seijin Kapolres Tabanan  saat dikonfirmasi membenarkan kasus bunuh diri tersebut. “Petugas langsung turun ke lapangan melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi,” ujarnya.

Menurutnya,dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda akibat kekerasan pada tubuh korban. “Berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban nekat bunuh diri diduga karena stress,” pungkasnya. (gus)

Artikel Lainnya

Terkini