Kongres PDIP di Bali Milik Megawati

7 April 2015, 01:18 WIB
IMG 5684
Kata Koster, sementara ini tidak ada yang bisa menggantikan figur Mega.
“Kalaupun ada berarti bukan sekarang. Tunggu lah, kapan-kapan saja,”
ujarnya.

Kabarnusa.com – Hampir dipastikan Megawati Soekarno Putri akan memimpin kembali PDIP untuk 5 tahun ke depan lantaran dalam KOngres ke-IV mantan presiden itu tinggal pengukuhan saja pada 10 April 2015.

Ketua Panitia Daerah Kongres PDIP ke-4 Wayan Koster memastikan putri proklamator itu akan dikukuhkan menjadi Ketua Umum PDIP.

“Ibu Megawati pada hari kedua kongres tanggal 10 April 2015,” tegasnya saat jumpa pers di Hotel Grand Bali Beach Sanur. Senin (6/4/2015).

Kata Koster, sementara ini tidak ada yang bisa menggantikan figur Mega. “Kalaupun ada berarti bukan sekarang. Tunggu lah, kapan-kapan saja,” ujarnya.

Sesuai hasil rakernas PDIP di Semarang, semua DPD dan DPC menginginkan Megawati menahkodai partai berlambang banteng gemuk moncong putih itu.

Jika tak ada pilihan lain bagi partainya untuk memilih Ketua Umum PDIP selain Megawati Soekarnoputri.

“Tidak ada pilihan lagi selain Ibu Mega yang membuat kita (PDIP) kuat dan solid. Yang lain bukan dilarang, nanti saja kesempatannya,” kata Koster.

Megawati adalah sosok pemimpin yang tegas, berwibawa dan mampu mengonsolidasikan partai dengan baik.

“Maka, harus dipromosikan lagi. Masak nilai orang bagus harus kita turunkan,” tegas Koster.

Anggota DPR RI itu melanjutkan, selama Megawati memimpin PDIP, putri Proklamator Bung Karno itu mampu menghadapi tekanan dari berbagai pihak kala itu.

Selain itu, Megawati berani memutuskan menjadi oposisi, menjalankan ideologi Pancasila sesuai ajaran Bung Karno, dan berkat pilihan politik tersebut PDIP akhirnya berhasil ke luar sebagai pemenang Pileg hampir 19 persen demikian juga saat Pilpres.

Sementara itu, mengenai adanya 30 persen kader di tingkat DPC yang tak menginginkan kembali Megawati dicalonkan sebagai ketua umum, hal itu kader yang tak tahu perkembangan partai.

Ini mungkin Ketua DPC yang tidak tahu perkembangan internal partai. Mereka tidak ikut Rakernas mungkin.

Saya ikut Rakernas. Semua mereka (kader) yang menginginkan Ibu Mega memimpin kembali. Murni aspirasi kader dari bawah,” demikian Koster. (kto)

Artikel Lainnya

Terkini