Prokes Covid-19 Dijalankan Ketat di Masjid Baiturahman Palgading

Masjid Baiturahman Palgading sementara waktu tidak menerima jamaah dari luar lingkungan Desa Palgading.

27 November 2020, 21:53 WIB

Yogyakarta – Sembari beribadah, pemandangan yang perlu dicontoh dari Masjid Baiturahman Palgading Desa Sinduharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman adalah adanya penerapan Covid-19 dengan ketat.

Masjid Baiturahman Palgading sementara waktu tidak menerima jamaah dari luar lingkungan Desa Palgading. Himbauan ini diterapkan karena untuk mengurangi penyebaran yang dapat menular ke warga Palgading.

Suasana salat Jumat di Masjid Baiturahman Palgading tampak para jamaah memakai masker, dan saling menjaga jarak antar shaf, Jumat (27/11/2020). Penerapan di lingkungan masjid menjadi percontohan untuk seluruh warga yang ingin melakukan ibadah di masjid ini.

Jelang Natal Tahun Baru, KSP Ajak Masyarakat Perketat Prokes

Abdullah seorang imam masjid, menanamkan dilingkungan masjid, membuktikan bahwa warga sadar dan peduli untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Diharapkan kesadarannya untuk setiap jamaah agar mentaati himbauan ini supaya selamat dan aman dari penyebaran .

Tanpa ada petugas yang mengatur mengenai tempat duduk pun, para jamaah langsung dapat menempatkan diri agar dapat duduk dengan diberi jarak sehingga tidak perlu bersenggolan dan memenuhi jarak aman antar jamaah.

Teror Bom Molotov di Kantor LBH Yogyakarta, LPSK Berikan Perlindungan Saksi

Masjid yang berlokasi di samping Sleman Yogyakarta ini juga memberikan tempat tambahan berupa dasaran karpet yang di tata di halaman agar jamaah tidak berdesakan di dalam masjid.

Pihaknty berharap, masyarakat semua bisa membantu mensukseskan program pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan jalan kesadaran untuk memakai masker, menjaga jarak antar orang, dan sering mencuci tangan agar tidak ada virus yang ikut ke dalam tubuh. (anp)

Artikel Lainnya

Terkini