AAUI Dorong Asuransi Pertanian Berbasis Parametrik dan Skema Mikro untuk Lindungi Petani di Bali

Ketua Umum AAUI, Budi Herawan, menyampaikan pengembangan asuransi pertanian berbasis parametrik menjadi salah satu prioritas dan program kerja utama asosiasi.

14 Oktober 2026, 16:53 WIB

Nusa Dua — Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) terus menggalakkan pengembangan produk asuransi pertanian berbasis parametrik sebagai langkah strategis dalam memberikan perlindungan finansial bagi para petani dari risiko iklim dan gagal panen.

Ketua Umum AAUI, Budi Herawan, menyampaikan pengembangan asuransi pertanian berbasis parametrik menjadi salah satu prioritas dan program kerja utama asosiasi.

Berbeda dengan skema konvensional, skema parametrik mengacu pada indikator cuaca ekstrem yang memicu terjadinya potensi gagal panen.  

“Program kerja kami di AAUI salah satunya adalah asuransi pertanian berbasis parametrik yang saat ini sedang terus kita galakkan. Bali menjadi salah satu daerah tujuan utama pengembangan skema ini,” ujar Budi Herawan di sela-sela kegiatan Indonesia Rendezvous and Conference di Nusa Dua, Bali, Rabu (14/10/2026).  

Budi menjelaskan skema parametrik menetapkan ambang batas parameter iklim atau cuaca sebagai dasar kompensasi.

Apabila terjadi kondisi cuaca ekstrem yang berdampak signifikan hingga petani tidak dapat melakukan panen, klaim asuransi dapat diproses berdasarkan basis perhitungan parameter yang telah disepakati sejak awal.  

Selain asuransi pertanian parametrik, AAUI juga mendorong perluasan cakupan asuransi mikro guna memperkuat daya tahan ekonomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta sektor pertanian pendukung.

Langkah ini turut diselaraskan melalui kolaborasi strategis dengan berbagai lembaga internasional dan pemangku kepentingan daerah.  

Pihaknya bekerja sama dan didukung oleh OJK Bali serta bermitra dengan UNDP untuk mendorong asuransi mikro bagi UMKM dan sektor pertanian.

“Meskipun penetrasi asuransi pertanian di Bali masih menghadapi tantangan keterbatasan pelaku industri dan membutuhkan waktu adaptasi, program perlindungan ini terus berjalan dan terus ditingkatkan,” jelasnya.  

Melalui penguatan skema asuransi berbasis parametrik dan mikro ini, AAUI berharap industri asuransi umum dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas pendapatan petani serta memperkuat ketahanan pangan nasional.***

Berita Lainnya

Terkini