Antisipasi Dinamika Global, Pertamina Perkuat Manajemen Risiko Pasokan BBM

Ahad Rahedi menegaskan Stok BBM di wilayah Jatimbalinus berada pada level aman dengan ketahanan rata-rata mencapai 13 hari.

5 Maret 2026, 21:19 WIB

DenpasarPertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) tetap aman dan terkendali meski terjadi dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Perusahaan menyatakan terus memantau perkembangan global yang berpotensi memengaruhi rantai pasok energi di dalam negeri.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan stok BBM di wilayah Jatimbalinus berada pada level aman dengan ketahanan rata-rata mencapai 13 hari.

Pasokan tersebut diperkuat melalui suplai rutin dan terjadwal sesuai perencanaan distribusi.

Menurut Ahad, distribusi BBM ke lembaga penyalur berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Pertamina juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah, aparat penegak hukum, dan pemangku kepentingan lain untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi.

Sebagai langkah antisipatif, perusahaan menerapkan metode RAE (Regular, Alternative, Emergency) dalam pengelolaan rantai pasok.

Pertamina menekankan keselamatan pekerja, keamanan aset, dan keberlangsungan operasional tetap menjadi prioritas melalui pemantauan intensif dan penguatan manajemen risiko.

Menjelang arus mudik dan perayaan Idul Fitri, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus akan mengaktifkan Satgas Ramadan dan Idul Fitri mulai 9 Maret.

Satgas ini bertugas memastikan kesiapan infrastruktur, suplai, dan layanan energi bagi masyarakat selama periode tersebut.

Pertamina mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Jika menemukan pelanggaran atau ketidaknyamanan di lembaga penyalur, masyarakat dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center 135.***

Berita Lainnya

Terkini