Bangun Ekonomi Masyarakat, Badan Kreatif Denpasar Dikukuhkan

30 Desember 2016, 23:35 WIB

DENPASAR – Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan pembentukan Badan Kreatif ini sangat strategis dalam membangun kekuatan ekonomi kreatif atau ekonomi masyarakat. Visi misi Walikota Rai Mantra yakni menjadikan Kota Denpasar sebagai Kota Kreatif ditindak lanjuti dengan membentuk Badan Kreatif Kota Denpasar.

Pengurus Badan Kreatif Kota Denpasar ini dikukuhkan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, Wantilan Ina Bali Hotel, Jumat (30/12/16). Pembentukan Badan Kreatif ini kata Rai Mantra, sangat strategis dalam membangun kekuatan ekonomi kreatif atau ekonomi masyarakat.

Karena ekonomi kreatif dalam era digitalisasi ini akan membuat tanpa batas untuk maju dan berkembang bahkan mereka bisa untuk bersaing langsung ketatanan luas baik dilokal maupun dunia usaha di dalam global.

“Ini merupakan proses evolusi dalam era-era pertumbuhan ekonomi,” ujarnya. Badan Kreatif ini sangat penting karena sulit mendatang dan mengkoordinasikan konsep ekonomi kreatif ini ke SKPD.

Karena ekonomi kreatif  itu ada dimana-mana maka perlu dibentuk suatu badan kreatif yang mengkoordinasikan struktur dalam pencapaian ekonomi kreatif yang kita canangkan sesuai dengan visi dan misi Kota Denpasar.

Banyak masyarakat Kota Denpasar yang kreatif namun tidak ada yang mengkoordinasikan  artinya menumbuhkan dan menguatkan dan mengembangkan mereka dibutuhkan suatu konsep dan kerjasama dengan Pemerintah.

Tidak hanya itu Badan Kreatif Denpasar  sekmen tua dan muda  jga harus dipertimbangkan. Dengan begitu diharapkan 15 atau 20 kedepan ekonomi kreatif ini supaya mengimbangi pendapatan pariwisata.

Dalam ekonomi kreatif inkam pertumbuhannya nomor II setelah Migas. Tidak hanya itu dalam bisnis ekonomi kreatif untuk Denpasar secara khusus dan Bali pada umumnya  pariwisata ini harus ada bisnis yang harus mengimbangi yang dekat dan cocok dengan pariwisata itu sendiri.

Ia juga meminta untuk mempersatukan ekonomi kreatif, tradisi dan digitalisasi agar bergabung satu sama lainnya. Untuk itu perlu penjabaran maka dari itu Badan Kreatif ini dibentuk untuk menjabarkan kemasyarakat.

Sekarang ini penggabungan digitalisasi dengan tradisi sudah ada imbisnya di Bali Creative Industry Center Tohpati Denpasar. disana suah ada tempat dalam pembuatan aplikasi atau animasi. Cikal bakal adanya Denpasar Festival ini juga berasal dari ekonomi kreatif untuk menggerakan potensi tengah kota.

Ini penggerakan ekomoni yang lemah ditumbuhkan dengan penggerakan ekonomi kreatif yang tinggi namun melibatkan masyarakat. “Adanya ekonomi kreatif saat ekonomi global melemah akan mengurangi angka pengangguran yang kecil,” demikian Rai Mantra. (gek)

Berita Lainnya

Terkini