Bentengi Pemuda dari Radikalisme Digital, ICMI Orda Badung Gelar Simposium Kebangsaan

Melalui literasi digital yang mumpuni, pemuda diharapkan tidak mudah terpapar paham radikal yang kerap disebarkan melalui media sosial.

1 Maret 2026, 21:55 WIB

Badung – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Badung secara resmi menyelenggarakan Simposium Anti Radikalisme dan Terorisme di Ruang Kertha Gosana Pusat Pemerintahan Badung Minggu 1 Maret 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan ideologi generasi muda di tengah gempuran informasi di ruang digital yang kian masif.

Ketua Panitia Simposium, Abdullah Taib, menjelaskan simposium ini dirancang untuk menciptakan “benteng sosial” di masyarakat.

 

Melalui literasi digital yang mumpuni, pemuda diharapkan tidak mudah terpapar paham radikal yang kerap disebarkan melalui media sosial.

“Tujuan utama kami adalah meningkatkan pemahaman pemuda tentang bahaya radikalisme digital, menanamkan nilai moderasi beragama, serta menguatkan kapasitas generasi digital agar mampu menyaring informasi dengan bijak,” ujar Abdullah Taib dalam laporannya.

Selain edukasi, simposium ini juga menjadi ajang penguatan jejaring pemuda masjid di seluruh Kabupaten Badung untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kerukunan antarumat beragama di Bali.

Acara ini mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Badung. Pihak panitia menyampaikan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Badung yang memfasilitasi terselenggaranya acara ini.

Simposium ini juga terselenggara berkat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis seperti Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Ketua Umum ICMI Orwil Bali, Farida Hanum Ritonga, dalam sambutannya menekankan pentingnya kewaspadaan kolektif. Ia mengingatkan bahwa ideologi Pancasila merupakan landasan utama yang sangat menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

“Penting bagi kita, mulai dari tokoh masyarakat hingga mahasiswa, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap radikalisme. Kita harus menerapkan cara-cara pencegahan terorisme di masyarakat dengan mengedepankan toleransi dan tidak memaksakan keyakinan,” tegas Farida.

Kegiatan ini juga mendapat perhatian khusus atas sinergi bersama aparat keamanan, termasuk dukungan dari unit Densus 88 AT Polri dalam memberikan wawasan mendalam mengenai pencegahan terorisme di tingkat daerah.

Melalui kegiatan ini, ICMI Orda Badung berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Berita Lainnya

Terkini