#Cari_Aman, Astra Motor Bali Ajak Guru SMKN 1 Manggis Prediksi Bahaya

Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius mengajak guru-guru menyaksikan video dan meminta peserta menebak kejadian yang akan terjadi ketika prediksi bahaya tidak tepat atau meleset

14 Juni 2024, 09:16 WIB

Denpasar – Sebanyak 45 peserta terdiri dari para guru pengajar diajak Astra Motor Bali mengenal prediksi bahaya dengan harapan bisa selalu #Cari_Aman dimanapun berada.

Penyebaran informasi tentang keselamatan berkendara terus dilakukan Astra Motor Bali, tidak hanya anak-anak sekolah, kali ini menyasar guru-guru yang berada di lingkungan sekolah SMK Negeri 1 Manggis.

Kegiatan dipusatkan, di ruang pertemuan, 11 Juni 2024 di penuhi peserta yang sangat antusias.

Compress 20240614 081538 8804

Kuis mengawali edukasi diikuti seluruh peserta yang wajib menjawab pertanyaan melalui metode online untuk mengetahui pemahaman umum terkait keselamatan berkendara.

Pada awal materinya, Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius mengajak peserta untuk menyaksikan video dan meminta peserta menebak kejadian yang akan terjadi ketika prediksi bahaya tidak tepat atau meleset.

Antusias seluruh peserta terlihat dan memahami bahaya saat analisa tidak sesuai akan terjadi bahaya yakni kecelakaan.

Compress 20240614 081538 8549

Selanjutnya peserta juga diingatkan tentang kelengkapan berkendara seperti penggunaan helm,jaket, sepatu dan sarung tangan.

Kemudian, teknik pengereman yang benar, teknik menikung yang benar, dan bagaimana cara menjaga keseimbangan dalam berkendara juga masuk dalam materi pembelajaran kali ini.

Pada sesi akhir peserta juga diberikan kuis berhadiah helm sebagai apresiasi untuk peserta yang nilai pemahaman materinya adalah tertinggi.

Materi lainnya disampaikan PIC Safety Riding & Community Promotion Astra Motor Bali, Ngurah Iswahyudi yang menyebutkan edukasi dengan ,metode kolaborasi dilakukan secara berkala.

Kunjungan kesekolah tidak hanya memberikan pemahaman kepada siswa tapi ke para guru dan staf pengajar pun kami sasar yang sekaligus bisa menjadi memonitor siswa, mengingatkan untuk selalu #Cari_Aman.

Kata Ngurah Iswahyudi, edukasi yang kami lakukan ini sebagai bagian dari upaya untuk merubah prilaku berkendara dan menyadarkan bagi pengguna kendaraan roda dua selalu berhati-hati saat dijalan raya.

Apabila dilokasi sekolah ini potensi blindspot dan padatnya kendaraan besar yang melintas sangat padat.

“Selaras dengan program sinergi bagi negeri kami berharap edukasi yang di berikan dapat ditularkan ke lingkungan terdekat dan tetap ingat #Cari_Aman,”ungkap Ngurah Iswahyudi.

Artikel Lainnya

Terkini