Dari AI hingga Solusi Lingkungan: 10 Tim Terpilih Jadi Ambassador Samsung

10 tim Global Ambassador dari program Solve for Tomorrow resmi ditunjuk Samsung Electronics, sebagai Worldwide Mobile and Computing Equipment Partner dari IOC

11 Februari 2026, 18:10 WIB

JakartaSamsung Electronics, sebagai Worldwide Mobile and Computing Equipment Partner dari International Olympic Committee (IOC), resmi menunjuk 10 tim Global Ambassador dari program Solve for Tomorrow

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen corporate citizenship berkelanjutan Samsung dalam mendukung inovasi berbasis STEM dan pemberdayaan generasi muda.

Pengumuman dilakukan di Milan, Italia, bertepatan dengan Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026.

Selama tiga hari, 8–10 Februari, Samsung menggelar seremoni penunjukan ambassador, pameran solusi inovatif, serta lokakarya jejaring global.

Para tim terpilih berasal dari pemenang kompetisi regional di berbagai negara, dengan seleksi akhir dilakukan bersama IOC berdasarkan aspek inovasi, skalabilitas, dan dampak sosial.

Fokus Program: Sport & Tech dan Accessibility & Environment

Sebanyak 10 tim dibagi ke dalam dua kategori utama:

Sport &art: lima tim dengan solusi teknologi untuk olahraga dan kesehatan.

– Accessibility & Environment. lima tim dengan inovasi inklusif dan berkelanjutan.

Setiap tim akan menerima dukungan pendanaan dan pendampingan hingga dua tahun untuk mengembangkan prototipe menjadi produk komersial.

Khusus kategori Sport & Tech, dukungan diberikan bersama oleh Samsung dan IOC.

Seremoni resmi di Samsung House, Milan, dihadiri Presiden IOC Kirsty Coventry, Presiden Samsung Global Research Jae Youl Kim, serta President & Head of Global Marketing Samsung Electronics Won-Jin Lee.

Dalam acara tersebut, Samsung dan IOC menegaskan komitmen membina talenta masa depan melalui simbol penyatuan logo dengan perangkat Galaxy Z TriFold.

“Proyek-proyek ini penuh kreativitas dan semangat untuk membawa perubahan nyata,” ujar Coventry.

Sementara Won-Jin Lee menekankan bahwa kolaborasi dengan IOC menciptakan lingkungan bagi generasi muda untuk mengekspresikan ide dan berkontribusi bagi masyarakat.

Pada 9 Februari, tim ambassador memamerkan solusi di Smart City Lab, Milan, serta mengikuti lokakarya inovasi yang dipandu IOC Olympism365 Innovation Hub.

Agenda berlanjut dengan kunjungan ke Desa Olimpiade Milano Cortina 2026 pada 10 Februari, guna memperdalam pemahaman tentang olahraga, teknologi, dan semangat Olimpiade.

Kategori Sport & Tech

– Australia | TeamUp: Platform AI untuk menghubungkan individu dengan komunitas olahraga.

– Indonesia | Run Sight: Wearable AI untuk membantu tunanetra berlari dengan aman.

– Türkiye | Poseidon: Sistem keselamatan berenang dengan gelang getar.

– Inggris | Curastep: Sepatu pintar dengan sensor deteksi lecet bagi penderita diabetes.

– AS | Storm Shield: Ikat kepala pelindung alat bantu dengar saat berolahraga.

Kategori Accessibility & Environment

– Tiongkok | Furen Makers: Kursi roda berbasis gelombang otak untuk mobilitas penyandang ALS.

– Prancis | Liova: Teknologi daur ulang baterai ponsel menjadi power bank.

– India | Paraspeak: AI cloud untuk memperjelas suara penyandang gangguan bicara.

– Türkiye | OilSorb: Sistem penanggulangan tumpahan minyak dengan bantalan wol dan drone.

– AS | Aqua-Gel: Perban pintar berbasis AI untuk pemantauan luka. ***

Berita Lainnya

Terkini