Dari Balik Jeruji Menuju Dunia: Antrabez Rilis ‘Safer Societies’, Sebuah Manifesto Perubahan

Antrabez, band yang seluruh personelnya warga Binaan Lapas Kelas IIA Kerobokan, merilis single terbaru mereka bertajuk "Safer Societies".

16 Januari 2026, 19:12 WIB

Denpasar– Ada sebuah kekuatan yang tidak bisa dipenjara oleh tembok beton setinggi apa pun: kreativitas dan harapan.

Hari ini, 16 Januari 2026, Antrabez, band yang seluruh personelnya merupakan Warga Binaan Lapas Kelas IIA Kerobokan, resmi merilis single terbaru mereka bertajuk “Safer Societies”.

Lagu ini bukan sekadar rilisan musik biasa. Ia adalah sebuah pernyataan sikap, sebuah jendela bagi mereka yang tengah menatap masa depan dari balik jeruji, sekaligus menjadi lagu tema resmi untuk ajang bergengsi internasional: World Congress on Probation and Parole (WCPP) 2026.

Diproduseri oleh Sicilia’s Label, “Safer Societies” hadir dengan balutan alternative pop rock yang berani, dipadukan dengan sentuhan industrial yang memberikan kesan tegas namun emosional.

Liriknya, yang ditulis oleh Octav Sicilia dan Shofan Kusuma Firdaus, mengalirkan pesan tentang “kesempatan kedua”—sebuah tema yang sangat personal bagi para personelnya.

“Berkarya adalah bentuk kebebasan. Musik ini adalah jendela untuk melihat masa depan kami,” ungkap salah satu personel Antrabez dengan nada penuh determinasi.

Pesan inti lagu ini terangkum dalam potongan lirik: “Every time is a brand new show, everyday is a brand new world.”

Kalimat ini menegaskan bahwa masa lalu tidak boleh menjadi gembok yang mengunci masa depan seseorang. Perubahan adalah sebuah pertunjukan baru yang dimulai setiap matahari terbit.

Pemilihan “Safer Societies” sebagai lagu tema WCPP 2026 bukan tanpa alasan. Kongres dunia dua tahunan ini berfokus pada sistem pembebasan bersyarat dan rehabilitasi.

Antrabez, melalui musiknya, menjadi representasi nyata dari apa yang diperjuangkan oleh para ahli dan pembuat kebijakan di seluruh dunia: Keadilan Restoratif.

Octav Sicilia, Music Director dari Sicilia’s Label, menekankan pentingnya empati dalam membangun keamanan sosial.

“Masyarakat yang aman hanya dapat terwujud ketika hati manusia dipulihkan. Lagu ini adalah bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari dalam diri individu yang diberikan kepercayaan,” ujarnya.

Meski diproduksi di bawah supervisi keamanan ketat Lapas Kelas IIA Kerobokan dan seizin Kanwil Kemenkum Bali, standar produksi lagu ini tetap mengejar kualitas industri modern.

Proses recording hingga mixing-mastering dilakukan di Stonedeaf Studio, menghasilkan sound of vision yang megah dan intens.

Kehadiran instrumen seruling oleh Putu Eka Wira memberikan sentuhan magis yang memperkuat atmosfer “penyembuhan” dalam lagu ini, melengkapi permainan apik dari para personel Antrabez: Muhammad Aldy, Renon Ferdian, Fendy Eko, Wayan Karyasa, dan Rian Paulus Situmorang.

Detail Produksi

Judul: Safer Societies

Artis: Antrabez

Label: Sicilia’s Label

Tanggal Rilis: 16 Januari 2026

Tersedia di: Seluruh platform distribusi digital resmi.

Proyek ini mendapatkan apresiasi tinggi dari jajaran pimpinan pusat hingga daerah, termasuk Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Polisi (Purn) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., yang mendukung penuh pembinaan kreatif sebagai jalan reintegrasi sosial yang positif.

Melalui “Safer Societies”, Antrabez mengingatkan kita semua bahwa melodi harapan bisa tumbuh di mana saja, bahkan di tempat yang paling tidak terduga sekalipun. Healing heart, safer society. ***

Berita Lainnya

Terkini