Mataram – PT Pertamina (Persero)memberikan apresiasi istimewa kepada para pemenang Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 (19/10) dengan menghadirkan pengalaman menyaksikan langsung Pertamina Grand Prix of Indonesia di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 7–11 Oktober 2026.
Selain menikmati atmosfer balap internasional, peserta juga diajak mengenal lebih dekat kekayaan budaya, sejarah, dan destinasi wisata Lombok, serta berinteraksi langsung dengan dunia industri balap melalui kunjungan ke paddock Pertamina Enduro VR46 Racing Team.
Menurut Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), kegiatan ini adalah penghargaan dan ruang pembelajaran yang memperluas wawasan generasi muda.
“Melalui PGTC, Pertamina ingin memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, menunjukkan inovasi, sekaligus mendapatkan pengalaman langsung yang memperluas perspektif mereka. Kesempatan menyaksikan Pertamina Grand Prix of Indonesia serta mengenal budaya Lombok diharapkan menjadi inspirasi untuk terus belajar, berkolaborasi, dan menghasilkan inovasi relevan bagi industri dan masyarakat,” ujar Baron.
Salah satu pemenang, Jared Tristan Wibisono dari Universitas Indonesia, mengaku sangat terkesan dengan perjalanan ini.
“Perjalanan kali ini merupakan pengalaman berharga. Kami menyaksikan balapan kelas dunia juga mengunjungi paddock dan mengenal budaya Lombok. Kami datang sebagai kompetitor, namun pulang sebagai keluarga dengan kenangan dan inspirasi baru,” ungkap Jared.
Selain itu, peserta juga mengeksplorasi kekayaan budaya Lombok melalui kunjungan ke Islamic Center Hubbul Wathan, Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB), serta Desa Ende yang memperkenalkan tradisi masyarakat Sasak.
Interaksi langsung dengan masyarakat lokal memberikan pemahaman tentang bagaimana budaya tetap dijaga dan diwariskan, sekaligus menjadi daya tarik pariwisata yang memperkuat identitas daerah.
Beatrice Frederica Sungkono, 2nd Runner-up Energy Debate Championship dari Universitas Pelita Harapan, menambahkan kegiatan ini membuka perspektif baru.
“Bagi saya, kegiatan ini menyaksikan ajang balap kelas dunia sekaligus mengenal sejarah dan budaya daerah tuan rumah. Saya belajar kemajuan industri dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan, dan menjadi kekuatan untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia,” jelas Beatrice.
Melalui PGTC 2026, Pertamina menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan generasi muda melalui pengalaman yang memperkaya wawasan, memperluas jejaring, dan membuka perspektif terhadap dunia profesional.
Dari ruang akademik hingga panggung internasional, Pertamina berupaya menghubungkan semangat inovasi mahasiswa dengan dinamika industri dan kekayaan potensi Indonesia.***

