Disiplin dan Ketulusan, Fondasi Kemajuan UMKM Bali

3 Februari 2026, 19:47 WIB

 

Denpasar. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menegaskan kemajuan UMKM tidak hanya ditentukan oleh strategi bisnis semata, melainkan berakar pada nilai disiplin diri, ketulusan, dan kejujuran.

Menurutnya, tiga hal tersebut adalah fondasi yang membuat UMKM mampu bertahan, berdaya saing, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam sebuah wawancara di Ruang Podcast Gedung Gajah, Jaya Sabha, Senin (2/2), Ny. Putri Koster berbagi pandangan tentang perjalanan dan kepeduliannya terhadap UMKM lokal.

Ia menekankan membangun usaha tidak harus dimulai dari langkah besar, melainkan dari hal-hal kecil yang dilakukan dengan hati.

“Saya bekerja dari hati. Setiap tugas selalu saya beri sentuhan kasih sayang,” ungkapnya.

Sejak pandemi Covid-19, ia menata pengembangan UMKM dari hulu dengan memperkuat sumber daya manusia dan kualitas karya.

Upaya ini dilanjutkan dengan hilirisasi melalui berbagai terobosan, termasuk Pameran Bali Bangkit yang tetap digelar dengan protokol kesehatan ketat.

Bagi Ny. Putri Koster, membangun UMKM ibarat mendirikan piramida: fondasi harus kokoh sebelum melangkah ke puncak.

Nilai kejujuran dan tanggung jawab yang diwariskan ayahnya, salah satu perintis BPD Bali, menjadi pedoman dalam setiap langkah.

Prinsip menjaga amanah secara lurus dan tulus ia pegang teguh, termasuk saat mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster dalam menjalankan pemerintahan.

Sejak remaja, ia terbiasa mandiri secara ekonomi dan bertanggung jawab atas pekerjaannya sendiri.

Nilai itu kini ia terapkan dalam kepemimpinannya di Dekranasda, mendorong UMKM agar tidak sekadar tumbuh, tetapi juga naik kelas dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Tak hanya fokus pada UMKM, kepedulian terhadap kelompok rentan juga menjadi perhatiannya.

Ia merancang pengembangan kampung difabel yang terintegrasi dengan berbagai keterampilan, mulai dari barista hingga pijat.

“Hal ini sudah saya sampaikan kepada Pak Gubernur. Di PKB Klungkung akan disiapkan kawasan khusus untuk penyandang disabilitas,” jelasnya.

Ny. Putri Koster juga menekankan pentingnya peran media sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.

Dengan kolaborasi yang baik, ia berharap program pemberdayaan UMKM benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.***

 

Berita Lainnya

Terkini