Disnaker Sleman Salurkan Rp 19 Miliar untuk Program Padat Karya 2026

Program Padat tahun 2026 ditujukan bagi 5.024 warga yang masuk kategori pengangguran, setengah pengangguran, serta masyarakat miskin.  

7 Februari 2026, 04:57 WIB

Sleman– Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sleman kembali melaksanakan program Padat Karya pada tahun 2026.

Program ini ditujukan bagi 5.024 warga yang masuk kategori pengangguran, setengah pengangguran, serta masyarakat miskin.

Sekretaris Disnaker Sleman, Siti Istiqomah Tjatur Sulistijaningtyas, menjelaskan Padat Karya merupakan bentuk bantuan sosial yang diarahkan untuk menghasilkan karya nyata, khususnya di sektor pembangunan wilayah.

“Program ini diperuntukkan bagi tiga kategori masyarakat agar menghasilkan karya untuk membangun Sleman,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).

Tahun ini, Disnaker membuka enam jenis pekerjaan, sebagian besar di bidang infrastruktur, meliputi pengecoran jalan, pembangunan talud, saluran irigasi, drainase, gorong-gorong, serta resapan.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Sleman, Ayu, menambahkan terdapat 144 paket atau lokasi Padat Karya dengan total anggaran Rp 19 miliar.

Sebanyak 110 paket bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) DIY, 32 paket dari Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Sleman, dan dua paket dari APBD murni Sleman.

Pelaksanaan program dilakukan bertahap sepanjang 2026. Periode Januari–Maret mencakup 31 lokasi, sedangkan April–Juni dilaksanakan di 38 lokasi. “Bentuk pekerjaan memang didominasi infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” kata Ayu.

Setiap paket Padat Karya dikerjakan maksimal 20 hari dengan jumlah pekerja hingga 52 orang, menyesuaikan besaran anggaran. Upah ditetapkan berbeda sesuai peran: ketua Rp 95 ribu per hari, tukang Rp 90 ribu per hari, dan pekerja Rp 95 ribu per hari.

Pembayaran dilakukan setiap lima hingga enam hari sekali, dengan seluruh pekerja terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan.***

Berita Lainnya

Terkini