Yogyakarta – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memanfaatkan tradisi Syawalan sebagai ajang refleksi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah isu strategis turut dibahas, mulai dari Dana Keistimewaan (Danais), kebijakan Merdeka Belajar Guna (MBG), hingga wacana penerapan work from anywhere (WFA) oleh pemerintah pusat.
Ketua DPRD DIY, Nuryadi, menegaskan, Syawalan tidak hanya bermakna budaya, tetapi juga memiliki nilai religius setelah umat Islam menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.
Ia menekankan komitmen DPRD untuk terus bersama masyarakat dalam menyerap aspirasi dan melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang berjalan.
Menurutnya, pengelolaan anggaran harus dilakukan dengan hati-hati, namun tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan.
Dalam pernyataannya, Nuryadi menyoroti Dana Keistimewaan DIY yang memiliki kekhususan dibanding anggaran reguler.
Nuryadi meminta pemerintah pusat mempertimbangkan kembali pengelolaan Danais agar tidak dipolitisasi.
Selain itu, ia menegaskan, DIY tetap menghormati kebijakan pusat, termasuk program MBG, namun daerah tetap memiliki ruang untuk memberikan masukan.
Terkait wacana WFA, Nuryadi menyatakan, daerah akan mengikuti kebijakan pusat sebagai konsekuensi dari NKRI, namun DPRD tidak akan mengambil langkah di luar kewenangannya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DIY, Budi Waljiman, menjelaskan, kebijakan WFA dari pemerintah pusat berkaitan dengan upaya penghematan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM).
Ia menilai kebijakan tersebut merupakan langkah antisipasi terhadap lonjakan kebutuhan energi yang juga dipengaruhi kondisi global.
Menurutnya, WFA dapat menjadi solusi efisiensi untuk pekerjaan yang tidak harus dilakukan di kantor, sekaligus menjaga stabilitas harga BBM di dalam negeri.
Budi juga menekankan pentingnya transisi energi sebagai solusi jangka panjang, sembari mengingatkan bahwa penghematan energi saat ini menjadi langkah penting agar masyarakat tidak terbebani dengan kenaikan harga BBM di masa mendatang.***

