Dr Abdur Rahman Irsyadi: SDM dan Sistem Terpadu Kunci Perbaikan Layanan BPJS Ketenagakerjaan

Dr Abdur Rahman Irsyadi menekankan, kualitas layanan sejatinya bergantung pada bagaimana sistem SDM bekerja secara menyeluruh.

10 Februari 2026, 17:49 WIB

Jakarta -Dalam Sidang Terbuka Program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Dr. Abdur Rahman Irsyadi menegaskan peningkatan kualitas layanan BPJS Ketenagakerjaan tidak bisa hanya mengandalkan prosedur administratif atau digitalisasi.

Menurutnya, kinerja karyawan yang didukung sistem kerja terpadu, budaya pelayanan, serta pemanfaatan teknologi menjadi faktor penentu keberhasilan layanan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Irsyadi menekankan, kualitas layanan sejatinya bergantung pada bagaimana sistem SDM bekerja secara menyeluruh.

“Kinerja karyawan adalah kunci utama yang menerjemahkan kebijakan, teknologi, dan budaya kerja menjadi pelayanan nyata yang dirasakan peserta,” ujar Alumni Sastra Arab UGM ini.

Dalam penelitiannya, ia menemukan bahwa pengalaman kerja dan kepemimpinan lebih berperan menjaga konsistensi, sementara motivasi kerja, budaya pelayanan, dan sistem digital yang efektif justru lebih menentukan kepuasan peserta.

Temuan ini, menurut Irsyadi, menjadi dasar penting bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk memperkuat frontliner, membangun budaya kerja pelayanan, serta mengoptimalkan transformasi digital.

Ia juga menyoroti perlunya konsistensi layanan antarwilayah dan pengurangan keluhan akibat proses berulang.

Dengan demikian, kepercayaan peserta terhadap BPJS Ketenagakerjaan dapat meningkat, sekaligus memperkuat peran negara dalam melindungi masyarakat pekerja.

Disertasi ini, lanjut Irsyadi, diharapkan tidak hanya menjadi kontribusi akademik, tetapi juga rujukan praktis bagi perumusan kebijakan SDM dan sistem layanan publik di Indonesia. ***

Berita Lainnya

Terkini