Driver Online Desa Adat Nusa Dua Dapat Dukungan Penuh Gubernur Koster

Koster menilai pengelolaan transportasi melibatkan masyarakat adat, memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan kualitas layanan wisata Bali

9 Maret 2026, 06:59 WIB

Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungan penuh terhadap komunitas pengemudi taksi online Taruna Nusa Dua Citraloka (TNDC) yang berbasis krama desa adat di kawasan pariwisata Nusa Dua.

Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi pengurus TNDC di Jayasabha, Denpasar, Minggu (8/3).

Koster menilai, pola pengelolaan transportasi yang melibatkan masyarakat adat merupakan langkah positif dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan kualitas layanan wisata di Bali.

Ia meminta Dinas Perhubungan Bali segera memproses perizinan bagi pengemudi yang belum melengkapi legalitas operasional.

“Ini ekonomi kerakyatan, memberdayakan warga lokal di Nusa Dua. Apalagi banyak driver yang bisa berbahasa Inggris, itu sudah sangat baik,” ujar Koster.

Gubernur juga mendorong agar sistem serupa diterapkan di destinasi wisata lain seperti Ubud dan Sanur, sehingga manfaat ekonomi pariwisata dapat dirasakan lebih merata.

Selain itu, ia berpesan agar para pengemudi menjaga persatuan, kerukunan, serta menjunjung tinggi etika dan sopan santun dalam melayani wisatawan.

Ketua TNDC, I Made Arta, menjelaskan komunitas yang berdiri sejak 2019 ini menaungi sekitar 516 pengemudi berbasis krama adat Nusa Dua.

TNDC dibangun melalui sinergi dengan pemerintah, dilengkapi legalitas, koperasi, serta mengedepankan kearifan lokal.

Para pengemudi juga berkomitmen menjaga budaya Bali dengan berpakaian rapi dan mengenakan busana adat pada hari tertentu.

Koster berharap, kolaborasi antara pemerintah, desa adat, dan komunitas driver dapat menciptakan sistem transportasi pariwisata yang tertib, berbudaya, serta memberi manfaat ekonomi lebih luas bagi masyarakat lokal. ***

Berita Lainnya

Terkini