Dalam MoU itu, ada kesepakatan dari Marriott untuk menggunakan beras lokal dari Kabupaten Tabanan, dan telur lokal dari Kabupaten Bangli,” ujar Gubernur Wayan Koster.
Dia menceritakan saat itu menjamu Ramesh dengan mencoba Arak Bali sembari mempromosikan Arak Bali ini tidak kalah dengan Soju Korea dan Sake Jepang.
Pembicaraan berlanjut dengan President Director PT. Indo Pacific Sheraton (Marriott), Ramesh Jackson saat pertemuan di Jayasabha.
Bank Indonesia Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Bali Tahun 2022 di Atas 6 Persen
Alumnus ITB ini, menegaskan, dirinya berdiskusi panjang dengan Ramesh dengan meminta agar tidak hanya menggunakan beras, telur, arak Bali saja untuk kebutuhan di hotel, namun Wayan Koster mengajak hotel Group Marriott International menggunakan juga produk lokal Bali lainnya.
Produk lainnya seperti garam Bali, sapi Bali, ayam Bali, Babi bali, jeruk Bali, salak Bali, sayur Bali, dan produk lokal Bali lainnya.
“Hingga industri lokal Bali guna memenuhi kebutuhan di hotel Group Marriott International,” tandasnya lagi.
Buku ‘Ekonomi Kerthi Bali’ Karya Gubernur Koster Raih Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual