Denpasar– Ribuan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Bali menghadiri arahan langsung dari Gubernur Bali Wayan Koster di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali.
Dalam kesempatan tersebut, Koster menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program pembangunan daerah berlandaskan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana di era baru Bali 2026.
Sebagian ASN lainnya mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting.
Gubernur dua periode ini meminta seluruh ASN bersatu dan progresif dalam menjalankan visi tersebut.
Ia menegaskan agar dokumen Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang telah dibagikan dipelajari, dihayati, dan dijalankan secara serius demi kepentingan masyarakat Bali.
“Dokumen ini harus dipahami utuh, tidak setengah-setengah, dan dijalankan oleh semua perangkat daerah di berbagai sektor,” ujar Koster.
Dalam arahannya, Koster meminta ASN menunjukkan dokumen fisik yang telah mereka terima sejak pertemuan di Pura Samuan Tiga tahun lalu.
Ia menekankan, dokumen tersebut harus menjadi pegangan bersama lintas sektor, sehingga setiap pegawai mampu menjelaskan visi pembangunan Bali kepada masyarakat maupun pihak eksternal.
Koster menambahkan, visi ini mencakup upaya menjaga alam, manusia, dan budaya Bali, serta telah dituangkan dalam haluan pembangunan Bali 100 tahun yang diatur melalui Perda Nomor 4 Tahun 2023.
Menurutnya, periode lima tahun pertama menjadi fondasi penting bagi keberhasilan pembangunan jangka panjang.
“Kita tidak sekadar membangun, tetapi membangun peradaban Bali untuk generasi mendatang,” tegasnya.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Bali, jajaran perangkat daerah eselon II dan III, tim percepatan pembangunan Bali, serta sejumlah undangan lainnya.***

