Hamzah Batik by Raminten di Margo Mulyo Terbakar, Stok Barang Lantai Bawah Dipastikan Aman

Petugas Pemadam Kebakaran Kota Yogyakarta, Teguh, menyampaikan amukan api terkonsentrasi di area atas gedung dan dipastikan stok produk pakaian batik yang berada di lantai dasar aman dari amukan si jago merah.

28 September 2026, 09:34 WIB

Yogyakarta-Toko oleh-oleh dan pusat batik ikonik milik pengusaha Raminten, Hamzah Batik (sebelumnya dikenal sebagai Mirota Batik) yang berlokasi di Jalan Margo Mulyo, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta, dilalap si jago merah pada Senin (28/9/2026) dini hari.

Kobaran api yang menghanguskan lantai tiga dan empat bangunan tersebut berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah petugas gabungan mengerahkan belasan armada kendaraan pemadam.

Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani, menjelaskan bahwa insiden ini diperkirakan terjadi pada pukul 01.30 WIB ketika sejumlah pekerja tengah melakukan aktivitas perbaikan bangunan di lokasi.

Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, percikan atau suara letupan misterius sempat terdengar sebelum api akhirnya membesar di area dapur lantai tiga.

“Sekira pukul 01.30 WIB, saksi bersama temannya sedang mengerjakan perbaikan kamar mandi di lantai tiga, lalu mendengar suara letupan benda yang terbakar,” ujar Iptu Dani saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2026).

Mendapati api yang mulai merambat luas, saksi bersama petugas keamanan sempat berupaya melakukan penanganan mandiri menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Namun, karena laju api yang terlalu cepat, pihak keamanan segera melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Polsek Gondomanan Yogyakarta.

Menanggapi laporan tersebut, personel gabungan dari unit Damkar, kepolisian, hingga tim medis PSC 119 langsung diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP).

Penanganan intensif dilakukan guna melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.

“Proses pemadaman melibatkan 12 unit Damkar, satu unit mobil Water Cannon Polresta Yogyakarta, dan satu truk Damkar milik TNI,” jelas Dani merinci kekuatan armada yang dikerahkan.  

Di sisi lain, Petugas Pemadam Kebakaran Kota Yogyakarta, Teguh, menyampaikan amukan api terkonsentrasi di area atas gedung. Meski lantai tiga dan lantai empat mengalami kerusakan, ia memastikan  stok produk pakaian batik yang berada di lantai dasar aman dari amukan si jago merah.

“Terbakar di lantai 3 dan 4. Sebanyak 12 armada damkar dari Kota Yogyakarta, Bantul, dan Sleman diterjunkan. Lantai 1 yang pakaian batik aman,” terang Teguh.

Berkat kesigapan tim gabungan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 04.45 WIB yang kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan.

Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sementara total kerugian materiil serta penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. ***

Berita Lainnya

Terkini