Harmoni di Balik Gerimis: Festival Thong-Thong Lek Rembang 2026 Tetap Memukau

Festival Thong Thong Lek mengusung tema “Tradisional Era 70 dan 90” diikuti 25 kelompok perwakilan dari 14 kecamatan di Kabupaten Rembang

20 Maret 2026, 09:34 WIB

Rembang – Gelaran Festival Thong-Thong Lek 2026 memukau ribuan  warga  Rembang Jawa Tengah 17 Maret 2026

Dentuman musik bambu tradisional khas bulan Ramadan tersebut juga disaksikan langsung Bupati Rembang, Harno yang memberikan apresiasi setinggi langit bagi para peserta yang tetap tampil prima meski harus berbasah ria karena hujan.

“Anak-anak bahkan ada yang memakai jas hujan, tetap selamat dan semangat sampai selesai. Selama masyarakat bisa menjaga keamanan dan ketertiban, kegiatan ini akan terus menjadi agenda tahunan kita,” tegas Harno dikutip rembangkab.go.id.

Senada dengan Bupati, Kepala Dinbudpar Kabupaten Rembang, Prapto Raharjo, memaknai turunnya hujan sebagai berkah.

Dengan seloroh pantun khasnya, “udan tanpa mendung, kebacut dandan kudu manggung”, ia memuji totalitas para seniman yang tidak surut langkah meski panggung alam sedang basah.

Tahun ini, festival mengusung tema “Tradisional Era 70 dan 90”. Sebanyak 25 kelompok perwakilan dari 14 kecamatan berlomba menunjukkan kreativitas terbaik mereka.

Bukan sekadar ajang unjuk gigi, festival ini merupakan wadah regenerasi agar seni Thong-Thong Lek tidak lekang ditelan zaman.

Selain memperebutkan trofi bergengsi, para pemenang juga mendapatkan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka dalam menjaga marwah budaya Rembang.***

 

Berita Lainnya

Terkini