Hijaukan Gunungkidul, Yayasan Lima Lima Rastra Tebar 3.000 Pohon di Bumi Handayani

DPRD DIY mengpresiasi mendalam kepada Yayasan Lima Lima Rastra yang masih memiliki kepedulian tinggi terhadap ekosistem lokal.

18 Januari 2026, 17:09 WIB

Gunung Kidul – Yayasan Lima Lima Rastra bersama masyarakat dan mahasiswa menggelar aksi penanaman 3.000 pohon secara serentak di wilayah Patuk dan Paliyan, Sabtu (17/1/2026).

Berpusat di ikon wisata Gunung Tugu, Padukuhan Padangan, Kalurahan Nglegi, kegiatan bertajuk “Menanam Harapan, Merawat Kelestarian Alam” ini sebagai pernyataan sikap melawan kerusakan alam.

Langkah kaki para mahasiswa berpadu dengan ketulusan tangan warga lokal saat membenamkan bibit-bibit pohon ke tanah Gunungkidul. Kolaborasi ini dipimpin langsung Ratih Safitri Sulistyowati, S.M., Founder Yayasan Lima Lima Rastra.

“Menanam pohon berarti menanam harapan. Harapan akan lingkungan yang lestari dan masa depan yang lebih baik bagi anak cucu kita. Ini komitmen kami untuk terus hadir dan bekerja bersama masyarakat,” ujar Ratih dengan penuh semangat di sela-sela aksi penanaman.

Kehadiran Ketua DPRD DIY, Nuryadi, S.Pd, memberikan penegasan betapa pentingnya menjaga tutupan hutan. Ia mengingatkan kembali duka yang menimpa wilayah lain akibat eksploitasi alam yang tak terkendali.

“Saudara kita di Sumatera tertimpa musibah karena penebangan liar. Alam kehilangan keseimbangan. Kita harus sadar menjaga lingkungan adalah tugas kolektif,” tegas Nuryadi.

Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada Yayasan Lima Lima Rastra yang masih memiliki kepedulian tinggi terhadap ekosistem lokal.

Bagi warga setempat, kehadiran yayasan ini membawa angin segar. Suharjono, Dukuh Padangan sekaligus pengelola lahan Pendopo Gunung Tugu, mengaku terharu dengan keseriusan para relawan.

“Baru kali ini ada yayasan yang benar-benar turun langsung dan serius. Ini bukan hanya menanam pohon, tetapi menanam kepedulian di hati kami,” ungkapnya.

Mega Nusantarawati, S.M. (Anggota Komisi B DPRD Gunungkidul) menegaskan bahwa kelestarian lingkungan harus sejalan dengan kesejahteraan warga.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus membersamai gerakan masyarakat yang berdampak pada pemberdayaan ekonomi berbasis lingkungan.

Aksi 3.000 pohon ini diharapkan menjadi pemantik bagi gerakan-gerakan lingkungan lainnya di Yogyakarta. ***

Berita Lainnya

Terkini