Indonesia Trail Run Series Resmi Dideklarasikan di Yogyakarta

Indonesia Trail Run Series dideklarasikan bertepatan peringatan satu dekade Coast to Coast Night Ultra Trail Run di Pantai Selatan Yogyakarta

25 Februari 2026, 13:59 WIB

Yogyakarta – Lima penyelenggara lomba lari trail nasional resmi mendeklarasikan pembentukan Indonesia Trail Run Series pada ajang Coast to Coast UltraYogyakarta yang berlangsung 14–15 Februari 2026.

Deklarasi ini bertepatan dengan peringatan satu dekade Coast to Coast Night Ultra Trail Run di Pantai Selatan Yogyakarta, Sabtu (14/2).

Kolaborasi tersebut digagas oleh lima event besar, yakni Coast to Coast UltraYogyakarta, Bali Trail Run Ultra, Dieng Caldera Race, MANTRA116, dan Siksorogo Lawu Ultra.

Kelimanya dikenal sebagai ajang berbasis komunitas dengan lintasan alam yang beragam.

Perwakilan Coast to Coast Ultra, Ikhsan Sitaryadi, menyebut pembentukan series nasional ini merupakan hasil diskusi panjang antar race director.

“Selama ini kolaborasi sebatas jejaring komunitas. Dengan series ini, kami ingin naik level melalui sistem yang lebih terstruktur dan berkelanjutan,” ujarnya, Senin (23/2).

Ikhsan menambahkan, Indonesia Trail Run Series akan memiliki mekanisme kompetisi dengan sistem poin kumulatif sepanjang musim.

“Pelari tidak hanya mengejar podium di satu lomba, tetapi membangun performa dalam satu musim. Format ini membuat kompetisi lebih strategis dan profesional,” katanya.

Perwakilan *Bali Trail Run Ultra*, Agus Yudha, menekankan kekuatan utama Indonesia terletak pada keragaman lanskap dan budaya.

“Kita bukan hanya menjual lomba, tapi pengalaman destinasi. Gunung, hutan, pesisir, hingga kaldera, semuanya punya cerita,” ujarnya.

Sementara itu, Ivan dari *MANTRA116* menilai kehadiran series akan mendorong pertumbuhan olahraga trail run yang lebih sehat sekaligus memberi dampak ekonomi bagi daerah.

“Kami ingin memastikan perkembangan yang seimbang, baik bagi atlet, sponsor, maupun penyelenggara,” katanya.

Mahendratta dari *Dieng Caldera Race* menambahkan, mayoritas peserta ultra trail berasal dari luar kota bahkan mancanegara.

“Mereka rata-rata tinggal dua hingga empat malam. Artinya ada pergerakan di sektor hotel, homestay, kuliner, transportasi lokal, hingga UMKM. Dampaknya nyata bagi daerah pegunungan,” jelasnya.

Sebagai informasi, rangkaian Indonesia Trail Run Series 2026 dijadwalkan berlangsung sepanjang tahun.

Dimulai Februari di Yogyakarta, berlanjut Mei di Bali, Juni di Wonosobo, Juli di Pasuruan, dan ditutup Desember di Tawangmangu. ***

Berita Lainnya

Terkini