Inflasi di Kota Denpasar Capai 0,45 Persen

2 September 2016, 07:56 WIB
(ilustrasi/net)

DENPASAR – Berdasar data dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali inflasi di Kota Denpasar tercatat sebesar 0,45 persen pada bulan Agustus 2016.

Selain itu, Indeks harga konsumen atau tingkat inflasi komulatif atau kalander tahunan. sebesar 1,8 persen.

Adapun penyumbang inflasi dari enam kelompok pengeluaran diantaranya pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 2,81 persen.

Demikian juga, penyumbang inflasi dari pengeluaran kelompok bahan-bahan makanan dan minuman yang besarannya 0,22  persen.

“Bulan Juli lalu, bertepatan dengan masuknya tahun ajaran baru pendidikan di sekolah,” ujar kepala BPS Bali Adi Nugroho Kamis 1 September 2016.

Untuk penyumbang inflasi di Ibu Kota Provinsi Bali ini, berasal dari sektor perumahan sebayak 0,75 persen.

“Angka ini agak anomali terjadi, karena kenaikan tarif listrik bulan Juli baru dibayarkan pda Agustus nanti,” jelas Adi.

Selain inflasi, BPS juga mencatat terjadinya deflasi sebesar -0,72 persen berasal dari transportasi, komunikasi dan jasa keuangan.

“Terjadinya deflasi itu, sebagai akibat berakhirnya masa tuslah tarif kendaraan,” imbuhnya.

Inflasi agustus 2016 naik bulan belum ada polanya.

Dikatakan, angka inflasi yang terjadi di Singaraja Agustus ini diprediksi sama sedikit turun dibanding bulan Juli.

Angka inflasi di Kota Singaraja tercatat 0,80 persen dengan inflasi tahun kalender sebesar 3,36 persem dan tingkat inflasi tahun ke tahun bulan Agustus 2016 terhadap Agustus tahun 2015 4,46 persen.

Diketahui, dari 82 kota tercatat 33 kota mengalami inflasi dan 49 kota mengalamo deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Manokwari dan Sorong sebesar 1,27 persen sedangkan inflasi terendah di Kendari dan DKI Jakarta tercatat 0,01 persen.

Sedangkan, deflasi tertinggi terjadi di Kupang sebesar 0,87 persen dan terendah di Cilegon sebesar 0,01 persen. Jika diurutkan,  dari inflasi tertinggi, Kota Denpasar menempati urutan ke16 dari 33 kota yang mengalami inflasi. rhm)

Berita Lainnya

Terkini