Singaraja – Pada momen perayaan HUT ke-421 Kota Singaraja, Sabtu, 5 April 2025, Gubernur Bali Wayan Koster bersama Ny. Putri Suastini Koster hadir untuk membuka Malam Apresiasi Seni dan Pameran UMKM di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno.
Kehadiran Gubernur Koster tidak hanya menjadi bagian dari perayaan, tetapi juga membawa janji untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur di Buleleng yang menjadi prioritas dalam visinya.
Di hadapan ribuan warga Buleleng, Gubernur Koster menyampaikan tekadnya untuk menuntaskan proyek-proyek besar di daerah tersebut.
Beberapa proyek yang menjadi fokus utama adalah pembangunan Jalan Shortcut Singaraja-Mengwitani, tahap kedua pembangunan Turyapada Tower, pengembangan Pelabuhan Terpadu Sangsit, perbaikan infrastruktur jalan, hingga realisasi sport center sebagai fasilitas publik kebanggaan daerah.
Semua ini dirancang dalam bingkai visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” menuju Bali Era Baru yang ditargetkan berjalan hingga 2030.
Salah satu yang menarik perhatian adalah komitmen Gubernur Koster untuk menghibahkan tanah seluas 5,6 hektar di Lumbanan Sukasada kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng sebagai lokasi pembangunan sport center.
Ia mengungkapkan bahwa langkah ini sesuai dengan permintaan Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, demi mewujudkan fasilitas olahraga yang diidamkan oleh masyarakat Buleleng.
Selain itu, pembangunan Jalan Shortcut Singaraja-Mengwitani akan terus berlanjut hingga mencapai titik 9-10 pada tahun 2026, kemudian dilanjutkan ke titik 11-12 di wilayah Bangkiang Sidem dan Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada.
Proyek ini bertujuan memperlancar arus transportasi antara Buleleng dan Denpasar, membuka peluang lebih besar bagi kemajuan ekonomi.
Sementara itu, Turyapada Tower yang disebut Gubernur Koster sebagai salah satu menara ikonik terindah di Indonesia, telah menyelesaikan tahap pertama pembangunannya.
Proyek ini akan memasuki tahap kedua yang mencakup pengembangan kawasan sekitar menara, dengan target penyelesaian pada tahun 2026.
Menara ini dirancang menjadi daya tarik wisata kelas dunia yang dapat bersaing dengan menara-menara terkenal seperti Toronto Tower dan Menara Eiffel, sekaligus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Buleleng.
Proyek lain yang juga menjadi perhatian adalah pembangunan Pelabuhan Terpadu Sangsit di Desa Sangsit, Kecamatan Sawan. Persiapan akan dimulai tahun 2026 dengan tujuan ganda, sebagai pelabuhan logistik sekaligus objek wisata yang mampu menarik lebih banyak wisatawan.
Gubernur Koster optimis bahwa upaya ini, dengan dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah, akan menjadi tonggak penting dalam pembangunan Buleleng yang lebih maju dan berdaya saing tinggi.***