Tabanan – Pemerintah Kabupaten Tabanan, melalui Dinas Ketahanan Pangan, melakukan survei dan pemantauan harga komoditas pangan secara serentak di sembilan pasar tradisional pada Kamis (5/2).
Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat tetap terjaga.
Kondisi Harga Komoditas Strategis
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, mayoritas harga komoditas pangan strategis terpantau stabil tanpa adanya lonjakan harga yang berarti. Berikut adalah rincian harga beberapa komoditas utama:
Beras: Beras medium stabil di harga Rp15.000/kg, sementara beras premium berada di angka Rp16.000/kg.
Minyak Goreng: Tercatat stabil di kisaran Rp20.778 per liter.
Bumbu Dapur: Cabai merah besar dibanderol Rp26.667/kg, cabai rawit merah Rp67.778/kg, bawang merah Rp30.222/kg, dan bawang putih Rp34.778/kg.
Protein Hewani: Daging babi tetap di angka Rp83.889/kg, daging ayam ras Rp42.444/kg, dan telur ayam ras Rp27.667/kg.
Catatan Signifikan: Terdapat penurunan harga yang mencolok pada komoditas daging sapi has luar yang turun hingga 90% menjadi rata-rata Rp12.000 per kilogram. Selain itu, harga ikan tongkol mengalami penurunan tipis sebesar 0,16% menjadi Rp29.667/kg.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tabanan, Ni Dewa Ayu Putu Sri Widyanti, menegaskan bahwa secara umum pasokan dan distribusi pangan di wilayah Tabanan masih berjalan lancar.
“Secara umum, hasil survei menunjukkan harga komoditas pangan strategis berada dalam kondisi stabil. Ini menandakan ketersediaan pasokan masih mencukupi,” jelasnya.
Widyanti menambahkan pihaknya akan terus melakukan pemantauan rutin sebagai langkah antisipatif, terutama menghadapi hari besar keagamaan di mana permintaan pasar biasanya meningkat.
Pemantauan ini akan menjadi basis data penting bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan stabilisasi harga di masa mendatang. ***

