Badung – Kepala Cabang JNE Denpasar, Alit Septiniwati, menegaskan komitmen perusahaan dalam memberikan layanan prioritas bagi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sebagai salah satu pelanggan korporat utama.
Menurutnya, dukungan diberikan melalui sistem monitoring pengiriman yang lebih mudah diakses.
Lanjutnya, mulai dari proses pengiriman, pengecekan status barang, hingga percepatan layanan.
Septiniwati menjelaskan, JNE juga menawarkan harga khusus bagi anggota HIPMI, terutama pelaku UMKM.
Diskon tersebut diharapkan mampu menekan biaya produksi sehingga harga jual produk UMKM lebih kompetitif di pasar.
“Kami ingin mendorong pertumbuhan ekonomi Bali dengan memberikan kemudahan harga dan sistem layanan yang efisien,” ujarnya.
Dari sisi bisnis, JNE mencatat tren pengiriman antar-cabang (CTC) di Denpasar mengalami peningkatan signifikan, meski penjualan online sempat melandai.
Untuk tahun 2026, perusahaan menargetkan pertumbuhan 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain UMKM, JNE juga memperluas kolaborasi dengan sektor korporasi, perbankan, hingga instansi pemerintah.
Saat ini, JNE tengah menjajaki kerja sama dengan Polda Bali untuk pengiriman surat tilang, yang diproyeksikan mulai berjalan pada Mei dengan volume pengiriman mencapai 3.000 dokumen per hari.
Dengan strategi diversifikasi pelanggan dan inovasi layanan, JNE optimistis dapat mencapai target pertumbuhan sekaligus memperkuat perannya sebagai perusahaan logistik nasional yang mendukung perekonomian daerah. ***

