Jogja Memikat Dunia: Rekor Pengunjung Malioboro Naik 1.000 Persen

Perayaan malam Tahun Baru 2026 di Malioboro berlangsung kondusif dengan tingkat keamanan yang patut diacungi jempol: nol laporan pencopetan.

2 Januari 2026, 06:39 WIB

Yogyakarta – Kota Yogyakarta membuktikan kelasnya sebagai destinasi wisata utama Indonesia dengan menutup tahun 2025 lewat catatan gemilang.

Di tengah lautan manusia yang memadati jantung kota, perayaan malam Tahun Baru 2026 berlangsung sangat kondusif dengan tingkat keamanan yang patut diacungi jempol: nol laporan pencopetan.

Kawasan Malioboro menjadi magnet utama yang tak terbendung. Data mencengangkan menunjukkan jumlah pengunjung di ikon wisata ini melonjak hingga 1.000 persen dibandingkan hari biasa.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengungkapkan, hampir dua juta kendaraan mengalir masuk ke Jogja dari segala arah.

“Peningkatannya sangat signifikan. Berdasarkan data dari Pak Kapolda, ada lebih dari 2 juta kendaraan yang masuk ke Jogja dari seluruh penjuru mata angin,” ujar Hasto saat memantau arus lalu lintas di kawasan Tugu Pal Putih, Rabu (31/12/2025).

Dibalik kepadatan massa yang mencapai 450 ribu orang hanya di area Tugu, sistem pengamanan terpadu Polda DIY dan Pemkot Jogja bekerja secara presisi. Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono, menegaskan bahwa hingga pergantian tahun, DIY tetap dalam status aman terkendali.

Prestasi menonjol pada perayaan kali ini adalah:

Zero Copet: Tidak ada satu pun laporan kriminalitas pencopetan yang masuk.

Kecepatan Respon: Tercatat 8 kejadian anak terpisah dari orang tua, namun berkat kesigapan petugas, semuanya berhasil dipertemukan kembali dalam waktu kurang dari 15 menit.

Kejadian Unik: Sebuah dompet sempat hilang berhasil ditemukan dan dikembalikan kepada pemiliknya hanya dalam waktu 30 menit.

Polda DIY mengerahkan teknologi canggih berupa CCTV Smart Province dan sembilan drone untuk memantau 22 pos pengamanan. Aturan ketat diberlakukan: tidak boleh ada kemacetan yang stagnan lebih dari 30 menit. Hasilnya, meski padat merayap, arus lalu lintas tetap mengalir.

Sisi kebersihan juga menjadi prioritas. Pasukan oranye disiagakan di lima titik krusial seperti Tugu, Titik Nol, hingga Kridosono.

“Saya targetkan pukul 02.00 WIB seluruh area sudah bersih kembali. Petugas langsung bergerak cepat menyisir sampah sisa perayaan dan kembang api,” tegas Hasto Wardoyo.

Keberhasilan ini menjadi kado indah bagi warga dan wisatawan. Kapolda DIY menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang telah tertib merayakan pergantian tahun.

“Jogja adalah daerah yang aman. Keberhasilan ini adalah hasil doa dan kerja keras semua pihak, mulai dari petugas hingga kesadaran wisatawan sendiri,” pungkas Irjen Pol Anggoro.***

Berita Lainnya

Terkini