Karangasem– Pemerintah Kabupaten Karangasem bersama Bank Indonesia Provinsi Bali mengintensifkan koordinasi pengendalian inflasi melalui High Level Meeting (HLM) TPID Kabupaten Karangasem yang berlangsung di Kantor Bupati Karangasem.
Pertemuan dipimpin Bupati I Gusti Putu Parwata dan dihadiri Deputi Kepala Perwakilan BI Bali, Ronald D. Parluhutan, serta jajaran Forkopimda, BPS, Kadin, dan perangkat daerah terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Parwata menekankan pentingnya strategi 4K—ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif—untuk menjaga stabilitas harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Nyepi dan Ramadan–Idulfitri.
Ia menegaskan, meski Karangasem bukan daerah pemantauan Indeks Harga Konsumen (IHK), potensi kenaikan harga pangan tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah.
Deputi BI Bali Ronald D. Parluhutan menambahkan, koordinasi TPID Karangasem menjadi kunci menjaga inflasi tetap terkendali dalam kisaran sasaran nasional 2,5±1 persen pada 2026.
BI juga menyalurkan program dukungan ekonomi, mulai dari fasilitasi sarana pertanian hingga onboarding UMKM.
Badan Pusat Statistik (BPS) Karangasem melaporkan perkembangan Indeks Perkembangan Harga (IPH) dari 20 komoditas utama.
Beras menjadi perhatian khusus akibat penurunan produksi pada Maret 2026 yang meningkatkan ketergantungan pasokan luar daerah.
Selain itu, cabai rawit dan cabai merah diperkirakan turut mendorong kenaikan IPH menjelang HBKN.
Dinas Perdagangan dan Dinas Pertanian Karangasem memastikan ketersediaan pangan relatif terjaga melalui pasokan lintas wilayah dan penguatan ekosistem hulu-hilir. Namun, kewaspadaan tetap ditingkatkan menghadapi lonjakan permintaan pada Triwulan I 2026.
TPID Karangasem menyiapkan langkah strategis berupa operasi pasar murah, percepatan kerja sama antar daerah, serta optimalisasi komunikasi publik.
Upaya ini diharapkan mampu menjaga inflasi bulanan tetap di bawah tren historis HBKN, sekaligus memastikan inflasi tahunan dan komoditas pangan berada dalam sasaran nasional.
Bank Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Karangasem menegaskan komitmen menjaga stabilitas harga demi kesejahteraan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi Bali yang inklusif serta berkelanjutan. ***

