Kasus Viral Anak Rawat Orang Tua Sakit, Pemerintah Gunungkidul Ambil Langkah Nyata

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menegaskan  pemerintah bertanggung jawab terstruktur sistematis terhadap anak putus sekolah.

16 Maret 2026, 17:18 WIB

Gunungkidul – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul mengambil langkah tegas dalam menangani kasus Fendi, seorang anak di bawah umur yang terpaksa berhenti sekolah selama tiga tahun untuk merawat ibunya yang menderita stroke.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menegaskan  pemerintah akan bertanggung jawab penuh secara terstruktur dan sistematis terhadap permasalahan keluarga tersebut.

Dalam kunjungan ke rumah Fendi, Endah menyampaikan urusan pendidikan Fendi akan ditangani oleh Kementerian Agama, mengingat ia menempuh pendidikan di madrasah.

Sementara itu, kakak Fendi yang bersekolah di SMP Negeri 2 Panggang menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan.

Dari sisi kesehatan, Dinas Kesehatan telah melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap orang tua Fendi dan berencana bekerja sama dengan Rumah Sakit Mata Yap untuk kemungkinan tindakan medis seperti operasi katarak atau glaukoma.

Selain itu, Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) diberi mandat untuk mendiskusikan modal usaha bagi putra pertama keluarga tersebut agar dapat bekerja di Kabupaten Gunungkidul sekaligus tetap mendampingi orang tuanya.

Pemerintah juga memastikan keluarga ini telah menerima bantuan sosial, termasuk PKH, BPNT, dan BPJS.

Bupati Endah mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kondisi serupa melalui kanal resmi seperti “Lapor Bupati” agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat tanpa menunggu viral di media sosial.

Ia menekankan kewajiban bersama sebagai warga adalah saling membantu sehingga kasus seperti ini tidak dibiarkan berlarut-larut. ***

Berita Lainnya

Terkini