Kemitraan UMKM dan SPPG, Strategi Sleman Perkuat Program MBG

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sleman didorong agar berpartisipasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

7 Maret 2026, 05:22 WIB

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Koperasi dan UKM mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berpartisipasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program prioritas nasional ini dijalankan bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan tujuan memperluas kemitraan sekaligus mendukung pemenuhan gizi masyarakat.

Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UKM Sleman, Sri Wahyuni Budiningsih, menegaskan bahwa MBG membutuhkan dukungan lintas sektor, termasuk UMKM lokal.

Meski sempat terkendala isu keamanan pangan, koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait kini semakin intensif.

Sejumlah UMKM di Sleman mulai terlibat sebagai pemasok, seperti usaha roti basah dari Kalasan yang menyuplai kebutuhan 13 SPPG, serta produk tahu bakso dari Berbah.

Namun, pemerintah daerah mengakui belum menerima data rinci jumlah UMKM yang resmi bermitra.

Untuk memperluas partisipasi, Dinas Koperasi dan UKM memfasilitasi pertemuan antara pengelola SPPG dan Forum Komunikasi UMKM.

Forum ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi lintas sektor, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM.

Di sisi lain, Wahyuni menanggapi keluhan terkait mekanisme pembayaran. Ia menegaskan bahwa pembayaran seharusnya dilakukan langsung oleh SPPG karena dana operasional telah diterima di awal.

Pelaku usaha yang menghadapi kendala diminta melaporkan agar dapat ditindaklanjuti bersama KPPG. ***

Berita Lainnya

Terkini