Jakarta, Menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, masyarakat Indonesia tak perlu khawatir akan pasokan ikan.
Pada tanggal 4 Februari 2024 Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan stok ikan nasional berada dalam kondisi aman dan siap memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat di seluruh penjuru negeri.
“Ketersediaan ikan di sentra konsumsi utama sudah kami pastikan aman,” ujar Trenggono dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa (3/2).
Ia menekankan, pemerintah ingin menghadirkan ketenangan bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah Ramadan, dengan jaminan pasokan ikan yang berkualitas dan harga yang stabil.
Dalam paparannya, Trenggono menyebutkan bahwa produksi ikan nasional sepanjang Januari hingga Maret 2026 diproyeksikan mencapai 3,57 juta ton.
Angka tersebut berasal dari perikanan budi daya sebesar 2,05 juta ton dan perikanan tangkap sebesar 1,52 juta ton.
“KKP berkomitmen penuh memastikan kebutuhan protein masyarakat terpenuhi dengan baik dan harga tetap terjangkau,” tegasnya.
Tak hanya menjaga produksi, KKP juga melakukan pemantauan intensif di delapan kota besar yang menjadi pusat konsumsi ikan nasional. Hasilnya, stok ikan di seluruh wilayah berada dalam kategori aman.
Sebagai langkah antisipasi, KKP menyiapkan pengamanan pasokan melalui optimalisasi cold storage dan memperkuat distribusi hasil perikanan budi daya.
“Distribusi antarwilayah tetap kami jaga agar pasokan di tingkat konsumen seimbang,” tambah Trenggono.
KKP berharap dukungan DPR RI terus terjalin agar pengamanan pasokan ikan berjalan optimal sepanjang Ramadan hingga Idul Fitri.
Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menyampaikan apresiasi atas langkah pemerintah menjaga stabilitas pangan.
“Komisi IV meminta pemerintah memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga demi kelancaran distribusi pangan,” ungkap Titiek.
Dengan langkah strategis ini, masyarakat diharapkan dapat menjalani Ramadan dan Lebaran dengan tenang, tanpa khawatir akan ketersediaan ikan sebagai sumber protein utama.***

