Ledakan Derivatif Kripto: Trader Aktif Pintu Futures Meroket 500 Persen

Pintu menggelar kampanye agresif berupa reward USDT senilai hingga Rp2 juta bagi trader baru yang memulai debutnya di Pintu Futures.

19 Januari 2026, 14:37 WIB

Jakarta – Pasar derivatif kripto di Indonesia memasuki babak baru. PT Pintu Kemana Saja (PINTU) melalui platform Pintu Futures melaporkan pertumbuhan eksponensial pada kuartal IV-2025.

Tidak tanggung-tanggung, jumlah pengguna aktif bulanan (Monthly Trading Users/MTU) melesat hampir 500% secara year-on-year (YoY), menandakan pergeseran masif minat investor lokal ke instrumen yang lebih progresif.

Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad, membedah data yang menunjukkan dominasi Pintu Futures di penghujung tahun 2025:

Volume Perdagangan: Melonjak lebih dari 370% (YoY).

Frekuensi Trading: Naik signifikan di atas 300%.

Aktivitas Deposit: Tumbuh agresif hingga 450%, mencerminkan kepercayaan diri trader dalam menambah modal (amunisi) trading.

“Pertumbuhan ini membuktikan bahwa trader Indonesia semakin adaptif. Strategi Long maupun Short kini menjadi senjata utama mereka untuk tetap meraih profit di berbagai kondisi pasar, baik saat bullish maupun bearish,” ujar Iskandar.

Untuk mendukung ekosistem trading yang kian kompetitif, Pintu Futures mempersenjatai pengguna dengan infrastruktur kelas dunia.

Platform ini menawarkan lebih dari 180 aset kripto dengan fitur-fitur presisi seperti:

Adjustable Leverage hingga 25x: Fleksibilitas modal bagi trader berpengalaman.

Advanced Order Type & Price Protection: Proteksi maksimal dari volatilitas liar.

Risk Management: Fitur Take Profit (TP) dan Stop Loss (SL) yang krusial untuk menjaga portofolio.

Sebagai bentuk apresiasi dan stimulus pasar, Pintu juga menggelar kampanye agresif berupa reward USDT senilai hingga Rp2 juta bagi trader baru yang memulai debutnya di Pintu Futures.

Mengutip data Coinglass, pasar derivatif kripto global sepanjang 2025 telah menyentuh angka fantastis US$85,70 triliun (sekitar Rp1.445 kuadriliun).

Di Indonesia, data bursa kripto CFX mencatat volume derivatif nasional mencapai Rp73,8 triliun (Sep 2024–Sep 2025).

Kesenjangan angka ini menunjukkan bahwa pasar domestik masih memiliki ruang tumbuh (upside) yang sangat masif.

Pintu Futures optimistis, dengan status sebagai aplikasi terdaftar resmi, mereka akan menjadi lokomotif utama pertumbuhan ini.

Meski menawarkan keuntungan tinggi (high return), Iskandar mengingatkan bahwa perdagangan berjangka membawa risiko yang setara (high risk). Melalui Pintu Academy, Pintu berkomitmen membekali trader dengan edukasi gratis sebelum terjun ke arena futures.

“Persiapan matang dan manajemen risiko adalah pembeda antara trader sukses dan yang tidak. Kami selalu menekankan pentingnya Do Your Own Research (DYOR). Di Pintu, kami menyediakan alatnya, namun keputusan strategis tetap di tangan trader yang cerdas,” pungkasnya. ***

Berita Lainnya

Terkini