MBG Sleman Tetap Berjalan Saat Libur Ramadan, Distribusi Paket Tiga Hari Sekali

Dinas Pendidikan Sleman menyesuaikan mekanisme program MBG saat libur semeater dan ramadan agar lebih efektif dan tidak memberatkan orang tua.

13 Februari 2026, 07:35 WIB

Yogyakarta – Program Makan Bergizi (MBG) di Kabupaten Sleman tetap dilaksanakan meski siswa sedang libur semester maupun libur Ramadan. Dinas Pendidikan Sleman menyesuaikan mekanisme agar lebih efektif dan tidak memberatkan orang tua.

Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan SD Disdik Sleman, Akhmad Ritaudin, menjelaskan bahwa selama libur, menu MBG dikemas dalam bentuk paket makanan kering yang dibagikan setiap tiga hari sekali.

Paket berisi makanan siap konsumsi seperti telur asin, susu UHT, roti, serta makanan kering lain yang tidak mudah basi. Dengan pola ini, orang tua tidak perlu datang ke sekolah setiap hari.

Menurut Akhmad, skema distribusi tiga hari sekali sudah diterapkan sejak libur semester sebelumnya dan kembali digunakan pada Ramadan tahun ini.

Ia menegaskan, meski sekolah libur, distribusi tetap dilakukan di sekolah dengan pengambilan berkala oleh orang tua.

Dinas Pendidikan Sleman juga melakukan evaluasi terhadap kualitas menu agar tetap memenuhi prinsip gizi seimbang.

Akhmad mengingatkan agar penyedia tidak hanya memasukkan roti, melainkan juga menambahkan sumber protein dan buah yang tahan lama.

Evaluasi dilakukan melalui pengawas sekolah dengan pendekatan reflektif, bukan teguran langsung, serta melibatkan kepala sekolah dan penyedia layanan.

Skema distribusi ini mendapat persetujuan dari orang tua karena dianggap lebih praktis.

Pengawasan dilakukan dengan metode uji petik di sejumlah wilayah, seperti Tempel dan Mlati, serta berkoordinasi dengan pengawas sekolah, SPPG, dan pihak kapanewon. Jika ditemukan menu yang kurang sesuai, tindak lanjut dilakukan melalui jalur pengawas.

Akhmad menambahkan, evaluasi khusus untuk Ramadan sebelumnya memang belum menyeluruh, namun pembenahan sudah mulai dilakukan sejak libur semester pertama.

Ditekankan, tujuan utama program adalah memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak tanpa saling menyalahkan antar pihak.***

Berita Lainnya

Terkini