Menabur Benih Kebaikan: Telkomsel Tumbuhkan Literasi Digital dan Kepedulian di Labuan Bajo

Telkomsel, melalui program Internet Baik di SMK ST Yosefa, membekali siswa dengan etika berinternet, keamanan digital, serta pemanfaatan teknologi yang positif dan produktif.

26 Februari 2025, 05:09 WIB

Labuan Bajo – Dua program bermanfaat digelar Telkomsel di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, pada 21 Februari. Ini adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung literasi digital dan kepedulian sosial.

Pertama, sosialisasi Internet Baik di SMK ST Yosefa. Tujuannya? Mengedukasi siswa tentang penggunaan internet yang Bertanggung Jawab, Aman, Inspiratif, dan Kreatif (BAIK).

Kedua, kegiatan Jumat Berkah. Bentuknya? Pembagian paket sembako kepada warga Desa Warloka Pesisir yang membutuhkan.

Jumat Berkah Telkomsel di Desa Warloka Pesisir 2
Pembagian paket sembako kepada warga Desa Warloka Pesisir yang membutuhkan./dok.telkomsel

Di era digital, literasi internet krusial bagi generasi muda. Telkomsel, melalui program Internet Baik di SMK ST Yosefa, membekali siswa dengan etika berinternet, keamanan digital, serta pemanfaatan teknologi yang positif dan produktif.

Karyawan Telkomsel langsung menyampaikan materi tentang cara menghindari hoaks, menjaga data pribadi, pengembangan diri melalui internet, kreativitas, dan manfaat kecerdasan buatan (AI).

Sesi interaktif dan diskusi memperkuat kesadaran siswa tentang potensi dan risiko digital. Program ini merupakan tanggung jawab sosial perusahaan untuk menciptakan ekosistem digital yang sehat.

“Kami ingin siswa memanfaatkan internet secara bermanfaat. Program ‘Internet Baik’ membangun literasi digital, mendorong kreativitas dan inovasi,” ujar Mulyadi Indra, GM Consumer Business Region Bali Nusra.

Internet BAIK, sebagai bagian dari inisiatif Telkomsel Jaga Cita yang berfokus pada ESG, berperan penting dalam menciptakan pendidikan inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. Dengan menghadirkan akses dan solusi digital melalui platform seperti Ilmupedia, Skul.id, Kuncie, dan by.U, Telkomsel memperluas kesempatan belajar bagi semua.

“Tujuan kami adalah membekali generasi muda dengan keterampilan digital dan menginspirasi mereka untuk menggunakan teknologi secara bertanggung jawab. Ekosistem digital yang aman dan inklusif akan memicu lahirnya talenta muda yang siap berkontribusi bagi masa depan Indonesia,” tegas Mulyadi Indra.

2016 menjadi awal perjalanan program Internet BAIK. Hasilnya? Lebih dari 21.331 pelajar di 1.484 sekolah, 9.553 guru, orang tua, dan komunitas di 296 kota/kabupaten, serta 1.600 Agen Perubahan Internet BAIK dan 1.100 Konten Kreatif Digital telah merasakan manfaatnya.

Sambutan positif pun datang dari pihak sekolah. Mengapa? Karena inisiatif ini dinilai sangat bermanfaat bagi pendidikan digital siswa.

“Program ini membantu siswa menggunakan internet dan media sosial secara bijak. Kami harap kegiatan ini terus diadakan,” ujar Weldi, Staf Pengajar SMK ST Yosefa.

Selain literasi digital, Telkomsel peduli pada masyarakat melalui program sosial. Dalam Jumat Berkah, Telkomsel membagikan sembako di Desa Warloka Pesisir, membantu meringankan beban ekonomi.

“Melalui Jumat Berkah, kami berbagi kebahagiaan dan membantu masyarakat,” imbuh Mulyadi Indra.

Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, Telkomsel terus berinovasi dalam menghadirkan program-program yang berorientasi pada pengembangan masyarakat. Baik melalui edukasi digital maupun kegiatan sosial, Telkomsel berkomitmen untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan membangun ekosistem digital yang lebih inklusif. ***

Berita Lainnya

Terkini