Yogyakarta– Harapan warga Kota Yogyakarta untuk melihat pembaruan infrastruktur di kawasan strategis segera terwujud. Proyek prestisius pembangunan Jembatan Kewek kini memasuki babak krusial.
Pemerintah Kota Yogyakarta tengah mematangkan pengujian tanah sebagai langkah awal sebelum alat berat mulai bekerja pada Maret mendatang.
Saat ini, fokus utama tim ahli tertuju pada kedalaman 20 meter di bawah permukaan bumi. Di sanalah letak tanah keras yang akan menjadi sandaran bagi fondasi Jembatan Kewek yang baru.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DPUPKP Kota Yogyakarta, Hasri Nilam Baswari, menegaskan, aspek teknis ini tidak boleh luput dari ketelitian.
“Kami lakukan pengujian tambahan untuk memastikan kedalaman tanah keras memang berada di titik aman. Fondasi jembatan wajib berdiri di atas lapisan yang stabil demi keamanan jangka panjang,” jelas Hasri saat ditemui di Tegalrejo, Senin (19/1).
Hingga saat ini, progres Detail Engineering Design (DED) telah menyentuh angka 80 persen. Sambil menunggu rampungnya dokumen lingkungan dan analisis dampak lalu lintas (Andalalin), pemerintah optimis proses pengadaan bisa dimulai tepat waktu pada Maret 2026.
Tidak hanya soal kekuatan struktur, Jembatan Kewek juga dirancang untuk tetap selaras dengan napas budaya Yogyakarta.
Pihak DPUPKP terus berkoordinasi dengan Dewan Warisan Budaya untuk memastikan desain fasad jembatan menghormati estetika kawasan bersejarah tersebut.
Dukungan penuh juga datang dari tampuk kepemimpinan kota. Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengungkapkan, proyek dengan nilai perencanaan sekitar Rp19 miliar ini akan dikerjakan langsung oleh pemerintah pusat.
“Harapannya, Maret atau April ini sudah bisa dieksekusi. Saat ini tim masih bekerja di lapangan untuk melakukan sounding tanah guna memastikan struktur yang berkualitas tinggi,” ujar Hasto optimis.
Jika seluruh proses administrasi dan teknis berjalan tanpa hambatan, pembangunan fisik diperkirakan memakan waktu sekitar sembilan bulan.
Targetnya, pada Desember 2026, Jembatan Kewek sudah berdiri megah dan siap mengurai kepadatan arus lalu lintas, sekaligus menjadi ikon baru yang mempercantik wajah Kota Pelajar.
Ringkasan Proyek Jembatan Kewek:
Aspek Keterangan
Target Eksekusi Maret – April 2026
Estimasi Durasi 9 Bulan (Selesai Desember 2026)
Anggaran DED ± Rp19 Miliar
Kedalaman Fondasi Sekitar 20 Meter (Tanah Keras)
Status Desain Asistensi Dewan Warisan Budaya (80%) .***

