Menumbuhkan Generasi Sadar Pajak, Kanwil DJP Bali Gelar Pajak Bertutur

Kanwil DJP Bali kembali mengadakan program edukasi Pajak Bertutur 2025 untuk meningkatkan kesadaran pajak sejak dini.

29 Agustus 2025, 13:30 WIB

Denpasar – Dalam upaya menumbuhkan kesadaran pajak sejak dini, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali kembali mengadakan program edukasi Pajak Bertutur 2025.

Acara ini serentak digelar di seluruh Bali pada 27 Agustus 2025, dengan mengusung tema “Generasi Muda Sadar Pajak untuk Indonesia Maju.”

Program ini menjangkau 383 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Partisipan berasal dari sekolah seperti SDN 11 Kesiman, SMAN 3 Negara, hingga IKIP Saraswati Tabanan.

Kepala Kanwil DJP Bali, Darmawan, menekankan pentingnya edukasi pajak yang merata.

Pihaknya tidak ingin hanya jurusan akuntansi dan keuangan saja yang memahami perpajakan.

“Kami ingin semua sektor pendidikan mengenal dan memahami manfaat pajak,” ungkapnya.

Hal ini terlihat dari pemilihan SMK TI Bali Global Jimbaran sebagai salah satu lokasi acara, di mana 59 siswa dari berbagai jurusan seperti Desain Komunikasi Visual (DKV), Teknik Jaringan & Komputer, dan Akuntansi turut serta.

Penyuluh Pajak Kanwil DJP Bali, Ni Putu Ariasih, menjelaskan konsep APBN dengan analogi yang mudah dicerna. “Uang masuk ke dompet pemerintah disebut pendapatan negara, sedangkan uang keluar disebut belanja negara,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa 73% pendapatan negara berasal dari pajak.

Made Saras Mulia Rani, Penyuluh Pajak KPP Pratama Badung Selatan, menambahkan bahwa dana pajak ini digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan masyarakat.

Ia menyoroti alokasi Rp724,3 triliun atau 20% dari APBN 2025 untuk sektor pendidikan.

Dana tersebut mendukung program-program penting seperti Program Indonesia Pintar, KIP Kuliah, dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Melalui kegiatan ini, Kanwil DJP Bali berharap para peserta didik tidak hanya sekadar memahami pajak sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai wujud gotong royong dan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.

Partisipasi aktif generasi muda diharapkan dapat membentuk masyarakat yang lebih peduli dan sadar akan peran strategis pajak bagi masa depan Indonesia yang lebih maju.***

Berita Lainnya

Terkini