Misi Patroli Berujung Duka: Pesawat Pengawas KKP Hilang Kontak di Langit Sulawesi

Pesawat dengan nomor registrasi PK-THT yang hilang kontak membawa tim pengawas KKP untuk memantau perairan Timur Indonesia.

18 Januari 2026, 09:29 WIB

MakassarPesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport yang tengah menjalankan misi patroli pengawasan laut dilaporkan hilang kontak di wilayah udara Sulawesi Selatan pada Sabtu (17/1/2026) siang.

Pesawat dengan nomor registrasi PK-THT membawa tim pengawas dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memantau perairan Timur Indonesia. Namun, misi mulia menjaga kedaulatan laut ini terhenti saat radar kehilangan jejak pesawat hanya beberapa menit sebelum mendarat.

Berdasarkan data dari AirNav Makassar, pesawat memulai perjalanannya dari Bandara Adisucipto, Yogyakarta, pada pukul 08.09 WIB. Perjalanan awalnya terpantau normal saat melintasi wilayah udara Surabaya.

General Manager Bandara Adisucipto, Wibowo Cahyono Soekadi/dok oliviarianjani

Pukul 11.45 WIB: Pesawat mulai melakukan prosedur approach (pendekatan) pada jarak 20 NM dari Makassar.

Pukul 13.17 WITA: Pesawat resmi dinyatakan hilang kontak pada koordinat 04^\circ 57′ 08”\text{ S } 119^\circ 42′ 54”\text{ E}.

Titik Terakhir: Lokasi hilangnya pesawat terdeteksi sekitar 24 km dari Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.

General Manager Bandara Adisucipto, Wibowo Cahyono Soekadi, menegaskan, pesawat telah melewati seluruh protokol keamanan yang ketat sebelum lepas landas.

“Semua prosedur, mulai dari pemeriksaan X-ray hingga pemeriksaan di SCP, sudah dilakukan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Wibowo.

Meski sempat ada simpang siur mengenai data manifes, laporan terbaru mencatat terdapat 11 orang di dalam pesawat, yang terdiri dari 8 kru dan 3 penumpang (tim pengawas KKP).

Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, mengonfirmasi bahwa pesawat tersebut memang sedang dalam misi patroli di wilayah Timur.

“Semoga semua kru dan tim pengawas selamat. Aamiin Yaa Mujibassailiin,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang menyentuh hati.

Sebagai langkah cepat, Kantor SAR Makassar telah menerjunkan tim rescue khusus ke titik koordinat terakhir.

Sebanyak 15 personel dibekali dengan unit drone canggih, truk personel, dan kendaraan penyelamat dikerahkan untuk menyisir area yang diduga menjadi lokasi jatuhnya pesawat. Koordinasi lintas wilayah antara SAR Yogyakarta dan Surabaya pun terus ditingkatkan demi mempercepat pencarian.

Update Terkini: Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih berlangsung di tengah harapan keluarga dan rekan sejawat agar seluruh penumpang ditemukan dalam kondisi selamat.***

Berita Lainnya

Terkini