Misteri Hilangnya Pemancing di Tukad Badung: Tim SAR Gabungan Sisir Aliran Sungai Sejauh 4 KM

Surya Fajar Irawan (37) dilaporkan hilang terseret arus deras saat sedang Mancing di tepian Tukad Badung Denpasar

3 Januari 2026, 22:56 WIB

Denpasar – Suasana tenang di tepian Tukad Badung, Jalan Hasanudin, berubah mencekam. Seorang pemancing bernama Surya Fajar Irawan (37) dilaporkan hilang terseret arus deras saat sedang menyalurkan hobinya pada Jumat (2/1/2026) malam sekitar pukul 19.00 WITA.

Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih berpacu dengan waktu untuk menemukan keberadaan warga asal Kesiman Petilan tersebut.

Kejadian bermula ketika korban sedang memancing di pinggiran sungai. Menurut keterangan saksi mata di lokasi, korban tiba-tiba terjatuh dan terseret kuatnya arus Tukad Badung.

Meski saksi sempat berupaya melakukan pencarian mandiri sesaat setelah kejadian, sosok Surya Fajar cepat menghilang di kegelapan aliran sungai.

Laporan resmi baru diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas) pada Sabtu siang (3/1) pukul 11.00 WITA melalui Ditsamapta Polda Bali. Begitu informasi masuk, tim penyelamat langsung dikerahkan menuju lokasi untuk memulai operasi kemanusiaan.

Sebanyak 10 personel rescue Basarnas diterjunkan, didukung penuh oleh berbagai unsur SAR terkait. Strategi pencarian dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) dengan fokus area yang luas:

Target Penyisiran: Dimulai dari titik lokasi kejadian (LKM) menuju ke arah hilir.

Titik Pantau: Meliputi area Pulau Buru, Taman Pancing, hingga Dam Buagan.

Radius Pencarian: Tim menyisir aliran sungai sepanjang kurang lebih 4 kilometer.

Operasi ini menjadi bukti solidaritas antarunsur di Bali. Selain Basarnas, puluhan instansi dan komunitas turut bahu-membahu di lapangan, mulai dari TNI/Polri (Kodim 1611 Denpasar, Polresta Denpasar), BPBD, Balawista, hingga berbagai yayasan kemanusiaan seperti Bali Emergency, Arjuna Rescue, dan Nanggala Medica Respon.

“Kami terus berupaya semaksimal mungkin dengan menyisir titik-titik yang dicurigai sebagai lokasi tersangkutnya korban. Dukungan dari masyarakat setempat juga sangat membantu proses koordinasi di lapangan,” ujar salah satu perwakilan tim di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, tim masih berada di lapangan menghadapi tantangan arus sungai. Keluarga dan kerabat korban kini tengah menunggu kabar di posko pencarian dengan harapan Surya Fajar Irawan dapat segera ditemukan. ***

Berita Lainnya

Terkini