FOTO Bali Festival Kembali Juni 2026, Menyatukan Praktik Fotografi Lintas Negara

11 Februari 2026, 15:38 WIB

BaliNuanu Creative City, 9 Februari 2026 resmi mengumumkan penyelenggaraan edisi kedua FOTO Bali Festival, sebuah perayaan fotografi internasional yang akan berlangsung pada 3 Juni hingga 12 Juli 2026.

Festival ini kembali menegaskan posisi Bali sebagai ruang pertemuan lintas negara bagi para fotografer dan seniman visual.

Setelah sukses pada edisi perdana tahun 2025 yang menghadirkan karya 34 seniman dari 10 negara, FOTO Bali Festival kini melangkah lebih jauh.

Antusiasme yang lahir dari 247 pengajuan karya dari 29 negara membuktikan festival ini bukan sekadar pameran, melainkan wadah penting bagi percakapan fotografi kontemporer di Asia Tenggara dan dunia.

“Respons luar biasa dari komunitas fotografi internasional menunjukkan ruang ini memang dibutuhkan,” ujar Kelsang Dolma, Festival Director FOTO Bali Festival.

Nuanu mendukung festival ini sebagai komitmen jangka panjang terhadap infrastruktur budaya, bukan sekadar inisiatif sesaat.”

Untuk edisi 2026, Nuanu menunjuk dua kurator asal Indonesia: Kurniadi Widodo dan Putu Sridiniari.

– Kurniadi Widodo, fotografer dan pendidik asal Yogyakarta, dikenal dengan keterlibatan panjang dalam praktik dokumenter dan pendidikan fotografi.

– Putu Sridiniari, kurator dan peneliti asal Bali, menghadirkan pendekatan berbasis riset yang menyoroti seni visual, arsip, memori, serta konteks sosial-politik.

Keduanya akan merancang arah kuratorial, memilih seniman, dan menyusun program publik festival.

Festival ini adalah ruang penting untuk mempertemukan praktik fotografi lintas batas,” kata Kurniadi.

Sementara Putu menambahkan, “Fotografi bagi saya adalah cara menelusuri bagaimana gambar bergerak melalui waktu, ingatan, dan ruang sosial.

FOTO Bali Festival bukan hanya tentang karya visual. Melalui pameran, diskusi, dan program edukatif, festival ini membuka ruang interaksi antara publik dan praktisi, menjadikan fotografi sebagai medium yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, memori, dan realitas sosial.

Dengan hadirnya edisi kedua, Nuanu menegaskan komitmennya dalam mendukung pertukaran seni internasional dan memperkuat ekosistem budaya di Bali.

FOTO Bali Festival kini menjadi salah satu titik penting dalam percakapan fotografi kontemporer di Asia Tenggara dan sekitarnya.***

 

Berita Lainnya

Terkini