Yogyakarta– Harapan jemaah haji asal Yogyakarta untuk mendapatkan layanan keberangkatan yang lebih premium kini mulai menjadi kenyataan.
Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) menyatakan uji coba embarkasi haji melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) telah sukses besar, bahkan kualitas layanannya disebut setara dengan hotel bintang lima.
Asisten Sekretariat Daerah (Asda) Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Tri Saktiyana, mengungkapkan transformasi ini merupakan buah manis dari solidnya koordinasi di bawah bendera baru Angkasa Pura Indonesia (InJourney).
Bagi para jemaah, pengalaman keberangkatan kali ini terasa jauh berbeda. Tri Saktiyana menekankan bahwa meski fasilitas yang diberikan sangat berkelas, jemaah sama sekali tidak dibebani biaya tambahan.
“Kalau melihat pelayanannya, bisa dibilang bintang lima. Jemaah tidak dikenai biaya tambahan, tetapi merasakan kualitas layanan yang jauh lebih baik. Secara nilai, ini justru lebih murah,” ujar Tri di Kompleks Kepatihan, Selasa (13/1/2026).
Kesuksesan ini telah diuji melalui dua tahap simulasi yang melibatkan satu pesawat penuh dengan total sekitar 300 jemaah. Dengan hasil yang memuaskan ini, pemerintah berharap YIA dapat menjadi embarkasi permanen yang melayani tamu Allah setiap tahunnya.
Terkait kebutuhan asrama haji, Pemda DIY tengah mengkaji langkah yang tidak biasa namun cerdas secara finansial. Alih-alih terburu-buru membangun gedung baru, pemerintah sedang menghitung opsi untuk memberdayakan hotel-hotel di sekitar bandara.
Tri menjelaskan adanya pergeseran konsep manajemen aset di lingkungan Pemda DIY:
Paradigma Lama: Aset adalah apa yang kita miliki secara fisik.
Paradigma Baru: Aset adalah apa yang bisa kita manfaatkan secara optimal demi kepentingan publik, meski bukan milik pemerintah.
“Kita hitung lagi plus minusnya. Mana yang lebih efisien, membangun sendiri dengan segala biaya pengadaan tanah dan operasional, atau memberdayakan hotel yang sudah ada,” tambahnya.
Dukungan penuh juga datang dari pengelola bandara. Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia, Muhammad Rizal Pahlevi, memastikan YIA telah siap 100% secara infrastruktur untuk mendukung wacana Open Sky Jogja.
“Secara kapasitas dan slot, kami siap. Fasilitas runway, terminal, imigrasi, hingga bea cukai siap memberikan layanan terbaik untuk penerbangan internasional maupun tambahan,” tegas Rizal usai bertemu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan pengelola bandara, Yogyakarta kini tidak hanya menjadi pusat budaya, tetapi juga gerbang udara internasional yang menawarkan kenyamanan tingkat tinggi bagi para jemaah haji dan wisatawan dunia. ***

