OJK Bali Ajak Media Perkuat Sinergi, Kawal Pertumbuhan Ekonomi yang Lebih Inklusif

Kepala OJK Bali Parjiman mengapresiasi dukungan media selama ini dan berharap kolaborasi tersebut bisa dipacu lebih kencang lagi ke depannya.

11 April 2026, 06:52 WIB

Denpasar– Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Parjiman, menekankan pentingnya peran media sebagai mitra strategis dalam mengawal stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di Pulau Dewata.

Dalam pertemuan santai bersama awak media dikemas ‘Ngorte Bersama dan Update Media”, Parjiman mengapresiasi dukungan yang telah diberikan selama ini dan berharap kolaborasi tersebut bisa dipacu lebih kencang lagi ke depannya.

“Kami sangat memerlukan bantuan rekan-rekan media. Kerja sama yang sudah baik ini harapannya tetap berjalan, bahkan lebih ditingkatkan lagi agar peran OJK di daerah semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar mantan Kepala OJK Yogyakarta ini di Kantor OJK Balj Jumat 10 April 2026.

Sebagai bentuk apresiasi, OJK juga tengah menyiapkan skema seleksi bagi media yang memiliki kualitas kerja sama dan kontribusi informasi yang baik.

Hal ini diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para jurnalis untuk terus menyajikan edukasi keuangan yang akurat.

Menyoroti kondisi terkini, Parjiman memberikan catatan positif mengenai rapor ekonomi Bali yang menunjukkan tren pertumbuhan di atas rata-rata nasional. Meski begitu, ia tetap memberikan pengingat penting mengenai struktur ekonomi Bali yang masih sangat bergantung pada satu sektor, yakni pariwisata.

“Secara sekilas, ekonomi Bali tumbuh sangat bagus. Namun, kita harus tetap waspada karena ketergantungan pada satu sektor dominan memiliki risiko tersendiri, berkaca dari pengalaman pandemi lalu,” ungkapnya.

>

Selain faktor diversifikasi ekonomi, Parjiman juga menyinggung pentingnya menjaga keseimbangan antara masifnya industri pariwisata dengan kelestarian lingkungan hidup. Menurutnya, pertumbuhan yang berkelanjutan adalah kunci agar ekonomi Bali tetap kokoh dalam jangka panjang.

### **Fokus pada Literasi dan Inklusi**

Agenda utama OJK Bali ke depan tetap akan berfokus pada penguatan **literasi dan inklusi keuangan**. Parjiman menginstruksikan jajaran internalnya untuk memastikan poin-poin krusial terkait kebijakan dan edukasi keuangan tersampaikan secara ringkas dan mudah dipahami oleh masyarakat luas melalui bantuan media.

“Terkait materi literasi dan inklusi, tim kami akan menyampaikan secara global namun tetap substansial. Ini penting agar masyarakat Bali tidak hanya melek finansial, tapi juga terlindungi,” tutupnya.

Berita Lainnya

Terkini