Pelajar Ubud Alami Hipotermia di Gunung Abang, Dievakuasi Tim SAR

Korban, Ni Putu Kuinandita, mengalami hipotermia saat mendaki bersama lima rekannya sejak pukul 05.00 Wita di Gunung Abang

22 Februari 2026, 07:43 WIB

Bangli– Seorang pelajar berusia 16 tahun asal Ubud, Gianyar, mengalami hipotermia saat mendaki Gunung Abang pada Sabtu (21/2/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Putu Handika Bhayangkara, menjelaskan laporan pertama diterima pukul 12.56 Wita dari sesama pendaki, Nyoman Teja.

“Setelah menerima informasi, kami segera mengirimkan tujuh personel Pos SAR Karangasem dan berkoordinasi dengan Polsek Kintamani, BPBD Bangli, pemandu lokal, serta keluarga korban,” ujarnya.

Korban, Ni Putu Kuinandita, mendaki bersama lima rekannya sejak pukul 05.00 Wita.

Dalam perjalanan turun, kondisi fisiknya melemah dan ia terhenti di Pos 2 Pura Andong (±1.700 mdpl).

Tujuh personel Pos SAR Karangasem melakukan pencarian mulai pukul 14.40 Wita dalam kondisi hujan gerimis dengan jarak pandang hanya 10 meter.

Sekitar pukul 15.40 Wita, tim gabungan menemukan korban di ketinggian 1.450 mdpl.

Meski lemas akibat hipotermia, kondisinya masih stabil. Ia kemudian dievakuasi ke basecamp dan tiba di Pos Pendakian Gunung Abang pukul 16.15 Wita.

Setelah diperiksa tim medis, korban dibawa ke Puskesmas Kintamani menggunakan ambulans.

Operasi SAR melibatkan Pos SAR Karangasem, Polsek Kintamani, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas setempat, Puskesmas Kintamani, pemandu Pokdarwis Abang Erawang, serta keluarga korban.***

Berita Lainnya

Terkini