Pengamat Nilai Positif Capaian Ekonomi Bali di Bawah Kepemimpinan Wayan Koster

Meningkatnya sejumlah indikator perekonomian Bali pada 2025 menunjukkan keseriusan Gubernur Bali Wayan Koster menjalankan program populis

9 Februari 2026, 16:58 WIB

Denpasar -Pengamat Kebijakan Publik, Umar AlKhatab, menilai positif capaian Pemerintah Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster sepanjang tahun 2025.

Penilaian tersebut merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali yang menunjukkan sejumlah indikator perekonomian mengalami peningkatan signifikan.

Pertumbuhan ekonomi Bali tercatat naik dari 5,19 persen pada 2024 menjadi 5,86 persen pada 2025.

Sementara itu, angka kemiskinan turun menjadi 3,42 persen pada September 2025, lebih rendah dibandingkan kondisi sebelum pandemi Maret 2019 yang sebesar 3,79 persen.

Selain itu, nilai tukar petani (NTP) juga meningkat dari 101,27 pada 2024 menjadi 103,45 pada 2025, menandakan pendapatan petani semakin membaik.

Umar menilai capaian tersebut menunjukkan keseriusan Gubernur Koster dalam menjalankan program populis di Bali.

Ia berharap pada 2026 pemerintah daerah terus fokus meningkatkan pertumbuhan ekonomi di lapisan bawah, khususnya di pedesaan, agar kesejahteraan masyarakat semakin merata.

BPS mencatat tingkat pengangguran terbuka di pedesaan pada November 2025 hanya sebesar 1,07 persen.

Menurut Umar, jika aktivitas ekonomi di desa terus tumbuh, angka pengangguran dapat semakin ditekan.

“Sekaligus mendorong masyarakat untuk tetap tinggal di desa karena adanya peluang ekonomi berkelanjutan,” tandas alumni UGM Yogyakarta  dalam keterangannya Senin 9 Februari 2026.

Lebih lanjut, Umar meminta agar Gubernur Koster menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dengan menghadirkan regulasi dan kebijakan yang pro-rakyat.

Ia menekankan pentingnya kehadiran langsung pemimpin di lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga Bali. ***

Berita Lainnya

Terkini