Perkuat Budaya Cari_Aman, Astra Motor Singaraja “Asah” Skill Keselamatan Berkendara Puluhan Karyawan

Astra Motor Singaraja menggelar pelatihan intensif safety riding bagi 40 karyawannya pada Selasa (20/1/2026), sebagai langkah nyata memperkuat fondasi keselamatan dari lini internal.

20 Januari 2026, 12:27 WIB

Singaraja– Keselamatan berkendara bukan sekadar slogan bagi Astra Motor, melainkan sebuah budaya yang wajib mendarah daging.

Membuktikan komitmen tersebut, Astra Motor Singaraja menggelar pelatihan intensif safety riding bagi 40 karyawannya pada Selasa (20/1/2026), sebagai langkah nyata memperkuat fondasi keselamatan dari lini internal.

Langkah ini menegaskan, sebelum mengedukasi masyarakat luas, insan Astra Motor harus menjadi role model atau teladan di jalan raya.

Dipandu langsung oleh Yosepth Klaudius, Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, para peserta dibekali teknik prediksi bahaya. Materi ini krusial karena sebagian besar karyawan mengandalkan sepeda motor sebagai moda transportasi utama sehari-hari.

“Kemampuan memprediksi risiko sebelum terjadi adalah kunci. Kami ingin setiap karyawan memiliki insting yang tajam untuk melindungi diri sendiri dan orang lain di jalan raya,” ungkap Yosepth.

Beberapa poin utama yang ditekankan dalam pelatihan ini meliputi:

Identifikasi Potensi Risiko: Mengenali titik buta (blind spot) dan manuver kendaraan lain.

Standarisasi Perlengkapan: Edukasi penggunaan riding gear yang bukan sekadar gaya, tapi fungsional.

Mindset #Cari_Aman: Menanamkan bahwa keselamatan adalah gaya hidup, bukan beban.

Lebih dari sekadar pelatihan teknis, kegiatan ini bertujuan mencetak Duta Keselamatan. Harapannya, setiap karyawan yang berinteraksi dengan konsumen—terutama setelah proses transaksi—dapat menularkan semangat #Cari_Aman secara alami dan persuasif.

I Gede Astiadi Wiryatama Yasa menyatakan, internalisasi ini adalah modal kepercayaan diri bagi tim di lapangan.

“Jika karyawan sudah konsisten menerapkan ‘Klik Helm’ dan prinsip aman bagi diri sendiri, mereka akan lebih tulus dan percaya diri saat mengedukasi konsumen,” jelasnya.

Inisiatif ini merupakan bagian dari semangat Sinergi Bagi Negeri. Astra Motor percaya bahwa dengan membangun budaya disiplin dari dalam perusahaan, efek domino positifnya akan menyentuh masyarakat luas, menekan angka kecelakaan, dan menciptakan ekosistem jalan raya yang lebih humanis.

Dengan konsistensi ini, Astra Motor Singaraja berharap kampanye #Cari_Aman tidak hanya berhenti di lingkungan kantor, tetapi terus bergema di setiap aspal yang dilalui oleh para pengendara Honda.***

Berita Lainnya

Terkini