Perputaran Ekonomi UMKM Jogokariyan Capai Ratusan Juta Rupiah per Hari

Berdasarkan riset internal Kampung Ramadan Jogokariyan satu pedagang diperkirakan mampu meraih omzet harian antara Rp300 ribu hingga Rp1 juta

21 Februari 2026, 10:23 WIB

Yogyakarta -Masjid Jogokariyan, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta kembali menggelar Kampung Ramadhan dengan jumlah lapak UMKM yang meningkat signifikan pada tahun 2026.

Jika tahun sebelumnya tercatat 360 pedagang, kini pasar sore Ramadan di sepanjang Jalan Jogokariyan diramaikan oleh 400 pedagang.

Ketua Panitia Kampung Ramadhan, Muhammad Falah Akbar, menjelaskan  penambahan jumlah lapak terjadi berkat dukungan warga yang tahun lalu belum mengizinkan lahannya digunakan untuk berjualan.

“Tahun ini ada tambahan sekitar 50–60 kapling khusus untuk pasar sore,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Ragam kuliner yang ditawarkan pedagang semakin berwarna, mulai dari makanan tradisional khas Nusantara hingga sajian kekinian yang digemari anak muda.

Panitia memprediksi perputaran ekonomi yang cukup besar dari aktivitas pasar per hari.

Berdasarkan riset internal, satu pedagang diperkirakan mampu meraih omzet harian antara Rp300 ribu hingga Rp1 juta. Dengan total 400 pedagang, perputaran uang setiap hari mencapai ratusan juta rupiah.

Selain mendukung UMKM, Kampung Ramadhan Jogokariyan juga menghadirkan kegiatan keagamaan seperti kajian rutin sore dan malam hari, acara khusus ibu-ibu di pagi hari, serta iktikaf pada 10 hari terakhir Ramadan.

Pembukaan Kampung Ramadhan 1447 Hijriah berlangsung pada 18 Februari 2026 dengan dihadiri perwakilan Pemkot Yogyakarta, Pemda DIY, serta jajaran Pertamina Patra Niaga.

Meski cuaca mendung, suasana penuh syukur mewarnai dimulainya kegiatan yang kini menjadi salah satu ikon Ramadan di Yogyakarta. ***

Berita Lainnya

Terkini