Persiapkan Berkas ke UNESCO, Pemkab Blora Serius Usulkan Barongan Jadi Warisan Budaya Dunia

Erna Purwaningsih (Pamong Budaya Ahli Madya BPK Wil. X) nenekankan Barongan Blora memiliki modal kuat karena sudah ditetapkan Warisan Budaya Takbenda Nasional sejak 2017.

27 Januari 2026, 08:15 WIB

Blora– Pemerintah Kabupaten Blora resmi memulai langkah strategis untuk mengusulkan kesenian Barongan sebagai Warisan Budaya Takbenda atau Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO. Upaya “Go International” ini diawali dengan Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan teknis yang digelar di Ruang Rapat Bupati Blora, Senin (19/1/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini, Sekretaris Daerah Komang Gede Irawadi, serta sejumlah kepala perangkat daerah. Turut hadir pula perwakilan dari Paguyuban Seni Barongan dan Dewan Kebudayaan Blora guna menyelaraskan visi pengusulan tersebut.
Langkah Strategis dan Pembentukan Tim Teknis

Sekda Blora, Komang Gede Irawadi, menegaskan pihaknya akan segera membentuk tim khusus dan menyusun action plan untuk melengkapi dokumen persyaratan dalam waktu dekat.

“Kami akan segera memetakan tugas sesuai tupoksi masing-masing. Kita harus punya niat bersama untuk mewujudkan Barongan Blora diakui UNESCO, namun segala sesuatunya harus dipersiapkan dengan matang sejak dini,” ujar Komang.

Dalam rakor tersebut, sejumlah pakar memberikan pandangan mengenai kelayakan Barongan Blora

Panca Waluyo (Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikdasmen): Memaparkan nilai strategis dan garis waktu (timeline) kerja penyusunan berkas nominasi.

Erna Purwaningsih (Pamong Budaya Ahli Madya BPK Wil. X): Menekankan Barongan Blora telah memiliki modal kuat karena sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional sejak 2017.

Dr. Muchisin (Dosen Seni Rupa ITB): Mengungkapkan bukti historis berupa arca totem singa di Pegunungan Kendeng yang menyerupai bentuk Barongan. Ia juga mencatat bahwa perkembangan Barongan di Blora sangat masif hingga ke pelosok desa dibandingkan daerah lain.

Rencana besar ini mendapat sambutan hangat dari para pelaku seni. Adi Wibowo, perwakilan Paguyuban Seni Barongan Kabupaten Blora sekaligus pegiat Seni Barongan Risang Guntur Seto, menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh proses pendataan dan teknis di lapangan.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Daerah yang telah berinisiatif mengangkat seni Barongan Blora ke tingkat internasional,” ungkap pria yang akrab disapa Didik tersebut.

Melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, dan komunitas, Barongan Blora diharapkan dapat menyusul elemen budaya Indonesia lainnya yang telah lebih dulu diakui dunia, sekaligus memperkuat identitas budaya nasional di mata internasional. ***

Berita Lainnya

Terkini