Pertamina Diminta Tetapkan Harga BBM di Jakarta Melebihi Daerah Lain

12 April 2017, 23:32 WIB
ilustrasi/net

JAKARTA – Ekonom Konstitusi Defiyan Cori berharap Pertamina bisa menetapkan harga Bahan Bakar Mmyak (BBM) di Jakarta lebih mahal dari daerah lainnya di Indonesia. Defiyan menyampaikan hal itu sebagai masukan kepada Pertamina dan Komisi 6 DPR RI yang tengah menggelar rapat dengar pendapat, Rabu (12/4/17).

“Saya mengusulkan, supaya harga BBM di Jakarta lebih mahal dibanding dengan di daerah,” kata Defiyan dihubungi Kabarnusa.com.
Kondisi itu tentu berbeda atau terbalik dengan sebelumnya di mana harga BBM di daerah seperti Papua jauh lebih mahal dibanding di Jakarta.

Padahal, terjadinya banyak pemborosan konsumsi BBM jusrru di Ibu Kota Jakarta. Dia memberi alasan, selama tiga bulan terakhir, penghasilan Pertamina terus anjlok gara-gara melambungnya harga minya dunia.

Karenanya, jika harga BBM tidak dinaikkan atau pemerintah tetap berpegang pada kebijakan tak populer itu, maka Pertamina tidak akan mampu membanun kilang minyak dengan mandiri.

Dengan adanya perbedaan harga BBM Jakarta dengan daerah maka bagi masyarakat Jakarta yang mengalami kemacetan tentu akan berkurang. Dengan begitu, BBM tidak terbuang percuma sia-sia selama kendaraan macet.

“Hal itu, juga akan terjadi redistribusi alamiah ke daerah,” tandas alumnus Fakultas Ekonomi UGM Yogyakarta itu. Dengan strategi harga ini, kata Defiyan, sebaiknya menjadi pemikiran alternatif Pertamina dalam menghadapi naiknya harga minyak dunia.

Selain itu, bisa tetap menjaga perencanaan setrategis  Pertamina di hulu dalam membangun kilang dan mengekplorasi blok baru. (rhm)

Berita Lainnya

Terkini