Yogyakarta -Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menggelar Ramadhan di Kampus (RDK) 1447 H, sebuah agenda tahunan yang telah menjadi tradisi sivitas akademika.
Selama sebulan penuh, kegiatan ini menghadirkan kajian keagamaan, aktivitas spiritual, hingga pembagian makanan sahur dan berbuka puasa gratis bagi mahasiswa maupun masyarakat umum.
Wakil Takmir Masjid Kampus UGM sekaligus Pembina UKM Jamaah Shalahuddin, Muhammad Agung Bramantya, menegaskan RDK selalu dinanti.
“Ini merupakan kegiatan turun-temurun yang ditunggu-tunggu, baik oleh mahasiswa UGM maupun masyarakat luas,”ujarnya, Jumat (13/2).
RDK tahun ini mengusung tema Merajut Harmoni Sosial sebagai Pilar Pembangunan Manusia Indonesia.
Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir, di antaranya Rektor UGM Prof. Ova Emilia, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, serta Menko PMK Prof. Pratikno.
Kajian akan dikemas dalam bentuk Ramadhan Public Lecture, mimbar subuh, hingga safari Ramadhan.
Agung menjelaskan, ada lima tujuan utama RDK:
– Mendorong lingkungan inklusif dan berkeadilan
– Memperkuat harmoni sosial masyarakat Indonesia
– Menumbuhkan pola pikir kolektif berkelanjutan
– Memperkuat nilai gotong royong dan toleransi
– Meningkatkan partisipasi masyarakat melalui kolaborasi lintas sektoral
Selain kajian, RDK juga menyiapkan 1.500 porsi buka puasa setiap hari dan 500 porsi sahur pada malam ganjil, sehingga total mencapai 2.000 porsi.
“Kami ingin memastikan mahasiswa dan masyarakat dapat merasakan kebersamaan Ramadhan di kampus,”* jelas Agung.
Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan RDK Festival, RDK Competition, dan Festival Buku, yang menekankan pembangunan manusia dan harmoni sosial.
“Tahun ini kita melangkah lebih maju, fokus pada pembangunan manusia dan mewujudkan harmoni sosial,” tambahnya.
Tidak hanya di Masjid Kampus UGM, Mardliyah Islamic Center (MIC) juga menggelar Ramadhan Berkah Mardliyah (RBM) 1447 H.
Program ini sudah dimulai sebelum Ramadhan melalui MIC Berbagi, dan akan berlanjut dengan kajian sepanjang hari, lomba daring maupun luring, serta menghadirkan pembicara internasional. ***

