Rasa Bangga Bupati Sanjaya: Seniman Tabanan Taklukkan Suhu Ekstrem Demi Kibarkan Merah Putih

Seniman asal Tabanan. I Gede Agustin Anggara Putra, menyabet Juara III pada The 28th China Harbin International Snow Sculpture Competition

15 Januari 2026, 07:47 WIB

Singasana– Di tengah suhu ekstrem Harbin, China, kehangatan bangga terpancar dari keberhasilan seniman asal Kabupaten Tabanan. I Gede Agustin Anggara Putra, pemuda berbakat yang tergabung dalam Tim Bali, sukses menyabet Juara III pada ajang bergengsi The 28th China Harbin International Snow Sculpture Competition yang berlangsung 6-10 Januari 2026.

Prestasi ini membuktikan kreativitas tangan-tangan seniman Bali tidak hanya mampu menaklukkan kayu atau batu, tetapi juga media salju dan es di panggung dunia.

Filosofi “Dewi Dhanwantari” yang Memukau Dunia

Tim Bali yang dikapteni I Nyoman Sungada bersama anggota I Ketut Suarnaya, Gede Agus Kurniawan, dan I Gede Agustin Anggara Putra, membawakan karya bertajuk Dewi Dhanwantari.

Patung salju ini bukan sekadar karya estetika, melainkan simbol mendalam tentang:

Pengobatan dan Kesehatan: Merepresentasikan pemulihan dunia.

Kesuburan: Lambang kemakmuran alam.

Keseimbangan Semesta: Cerminan filosofi Hindu yang harmonis.

Kombinasi nilai spiritual dan teknik ukir yang presisi berhasil memikat hati dewan juri internasional, meski tim harus berpacu dengan waktu di bawah guyuran suhu yang membeku.

Kesuksesan ini tidak datang begitu saja. Agustin mengungkapkan bahwa persiapan dilakukan dengan latihan intensif menggunakan media gabus untuk mensimulasikan skala patung.

“Tantangan terberat adalah suhu ekstrem. Namun, kami harus tetap fokus dan bergerak cepat agar detail patung selesai tepat waktu,” ujar Agustin, yang juga seorang Chef di Hotel Indigo Seminyak tersebut.

Menariknya, Agustin merupakan sosok multitalenta. Di balik keahliannya mengukir es, ia adalah seorang hotelier ahli fruit carving dan chocolate showpiece, sekaligus pengrajin tapel layang-layang dan ogoh-ogoh di tanah kelahirannya.
Apresiasi dan Kebanggaan Daerah

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian ini. Menurutnya, prestasi Agustin adalah bukti nyata bahwa kualitas seniman Tabanan diakui secara global.

“Ini adalah kebanggaan besar. Prestasi ini menunjukkan seniman kita memiliki daya saing dunia. Saya berharap ini menjadi pemantik semangat bagi generasi muda Tabanan untuk berani tampil di panggung internasional,” tegas Bupati Sanjaya.

Delegasi: Himpunan Seniman Pecatu & Bali Talent Artist.

Rekam Jejak: Tim Bali telah konsisten mengikuti ajang ini sejak 2013.

Personel Pendukung: I Wayan Mardina (Pendamping) dan Kadek Aryate (Fotografer).

Keberhasilan ini semakin mempertegas posisi Bali sebagai salah satu kiblat seni patung dunia, sekaligus membawa nama harum Indonesia di mata internasional. ***

Berita Lainnya

Terkini